Connect with us

News

37 Tahun Pengabdian Alumni SPG Negeri Boyolali Tahun 1984

Avatar

Published

on

Tawangmangu, koin24.co.id – Walaupun Sekolah Pendidikan Guru (SPG) baik Negeri maupun Swasta saat ini sudah tidak ada di Indonesia seiring dengan tuntutan zaman, namun lulusannya atau para alumninya masih tetap eksis sampai sekarang dalam pengabdiannya kepada negeri.

Salah satunya adalah alumni SPG Negeri Boyolali tahun 1984 yang kalau di hitung mundur, sudah 37 tahun mengabdi dalam berbagai profesi. Walaupun sebagian besar alumni SPGN Boyolali tahun 84 mengabdi dalam dunia pendidikan, tetapi ada juga yang berfrofesi lain.

Hal tersebut tersirat dalam acara reuni atau temu kangen alumni Kemarin di lokasi wisata menarik Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, pada Minggu 19 Desember 2021.

Acara temu kangen yang di gelar setahun 2 kali, pada akhir tahun dan saat hari raya idul Fitri ini di isi dengan acara outbound dilanjutkan dengan Anjang sana ke rumah salah satu alumni SPGN 84 Boyolali yang berdekatan dengan tempat reuni.

Supana, Ketua Alumni yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Boyolali menyampaikan bahwa, reuni dan silaturahmi alumni SPGN 84 Boyolali ini Dapat di jadikan sarana membangun silaturahmi para alumni yang sudah 37 tahun mengabdi di lintas profesi dan tempat pengabdian. Mereka tidak mempermasalahkan jauh dekatnya tempat pengabdiannya, mereka tetap semangat dan antusias bertemu untuk bersilaturahmi.

Ruminta, alumni yang berfrofesi sebagai tentara merasa terharu dan bahagia melihat temen – temennya yang dulu seperjuangan dan bahkan ada yang sama – sama satu kost, saat ini sudah menjadi kepala sekolah, pengawas sekolah bahkan ada yang menjadi camat.

Tri Joko, salah satu alumni yang saat ini menjadi Kepala Sekolah, menyampaikan perlunya reuni dan reuni sangat perlu di lanjutkan, karena sangat membahagiakan disamping mengharukan. “Reuni ini mengharukan hidup saya, membahagiakan hidup saya, maka sangat perlu terus di lanjutkan,” ujar Tri Joko yang sejak dulu selalu kocak.

“Saya merasa tersanjung dan senang bisa menyambut temen – temen alumni yang masih tampak bugar dan semangat,” ujar Sri Karyatun, tuan rumah silahturahmi

Dan masih ada cerita – cerita seru lainya, yang mampu membuat alumni berbahagia. (Red).

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

News

Demi Keutuhan NKRI, HUT Ke-71 Penerangan TNI AD, Kapendam Jaya: Tingkatkan Kekompakan dalam Melaksanakan Tugas

Published

on

Demi Keutuhan NKRI

Jakarta,Koin24.co.id – Dalam rangka untuk stabilitas nasional dan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penerangan Kodam (Pendam) Jaya menggelar syukuran HUT ke 71 Penerangan TNI Angkatan Darat di aula Pendam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Kamis, (13 /1/2022).

Kepala Penarangan Kodam (Kapendam) Jaya Letkol Cpm Dwi Indra Wirawan dalam sambutannya mengatakan, jajaran Pendam Jaya, yang terdiri dari anggota TNI dan sipil/Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama ini bekerjasama cukup kompak dalam menjalankan tugas.

Demi Keutuhan NKRI

Demi Keutuhan NKRI

Namun demikian, ia berpesan agar kekompakan dan kerjasama lebih ditingkatkan lagi.

“Kokohkan kekompakan dan jangan ada yang merasa lebih satu sama lain karena kalau ada yang merasa lebih maka akan timpang,” tandasnya.
Kapendam Jaya menegaskan, jajarannya harus bekerja secara tim sehingga tugas dapat dikerjakan dengan baik.
Pada kesempatan itu, Kapendam Jaya melepas Letkol (Purn) Arh Tomas Tato yang sudah mengabdi di Pendam Jaya selama 12 tahun dan saat ini memasuki masa pensiun.

Acara yang bertemakan ‘Penerangan TNI AD, Adaptif dan Profesional’ ini, dihadiri jajaran Pendam Jaya, perwakilan dari PWI Jaya C Herry SL beserta jajaran,  sejumlah tamu undangan, serta para wartawan yang biasa melakukan liputan di lingkungan Kodam Jaya.

Continue Reading

Politik

Jabar Bangkit untuk INDONESIA BERDIKARI

Published

on

Bandung, koin24.co.id – Kebangkitan Indonesia harus diawali dari kemenangan Ganjar – Puan di Jawa Barat.

Hal tersebut dikemukakan Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP), H. Mochtar Mohamad saat memberikan arahan di Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Laskar Ganjar Puan Jawa Barat, di Apartemen Grand Kosambi, Sabtu (8/1/22).

Mochtar Mohamad menjelaskan, kita semua tahu bahwa di Bandung ini pada 4 juli 1927 Bung Karno melahirkan Partai Nasional Indonesia (PNI) yang sekarang PDI Perjuangan.

INDONESIA BERDIKARI sesuai konsep Trisakti Bung Karno, mampu dijalankan oleh Kader Ideologi Bung Karno yakni pasangan Ganjar – Puan.

“Kami sepakat dan percaya Ganjar – Puan mampu menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

Ia memaparkan, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Laskar Ganjar – Puan Jawa Barat di ikuti 27 Kota / Kab DPC se-Jawa Barat dengan
maksud dan tujuan Rakerda ini dilaksanakan adalah untuk Konsolidasi organisasi dan sekaligus penyerahan SK DPC Laskar Ganjar – Puan seJawa Barat.

Dalam laporan masing-masing Ketua Cabang, ada beberapa daerah sudah selesai Konsolidasi organisasi pada tingkat Kecamatan PAC bahkan ada juga sampai tingkat Kelurahan.

Padahal time skedul yang diberikan tahapannya adalah Januari 2022 rampung Pengurus DPC 15 orang, Febuari 2022 rampung Pengurus Kecamatan PAC 10 orang dan Maret rampung Pengurus Ranting Kelurahan/Desa 10 orang.

“Terbentuknya pengurus lengkap dan sudah ber SK. Ini membuktikan bahwa tingkat penerimaan di masyarakat pasangan Ganjar – Puan sangat luar biasa bahkan seragam pun secara gotong – royong buat sendiri,” terangnya.

Dalam kesempatan ini juga, sambung dia, pengurus dibagi kalender dan kaos dan bendera Laskar Ganjar – Puan untuk dibagikan di daerahnya. (Red).

Continue Reading

News

TNI AL Tangkap Kapal Penyelundup PMI Ilegal di TBA

Published

on

Sumatera Utara, koin24.co.id – Dalam melaksanakan tugas penegakkan kedaulatan dan hukum serta menjaga keamanan dan keselamatan di laut, TNI Angkatan laut senantiasa melakukan secara professional dan proporsional, Hal tersebut dikatakan Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah. Tanjung Balai Asahan, Sumut. Sabtu (8/1/22).

Hal tersebut dikatakan menyusul penangkapan upaya penyelundupan pada Jumat (7/1) oleh Tim F1QR (First Fleet Quick Respon) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan yang berhasil menggagalkan upaya dugaan penyelundupan manusia menuju Malaysia untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Menanggapi upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) illegal dengan kapal kayu tanpa identitas (nama) dan dokumen yang bertonage diperkirakan 5 GT diawaki 1 orang selaku Nahkoda memuat 52 orang laki-laki (34) perempuan (18) satu diantaranya balita yang dilakukan oleh Tim F1QR Lanal Tanjung Balai Asahan yang dilakukan pada Jumat (7/1)

Patroli rutin dengan menggunakan Sea Rider di sekitaran Kualuh Bagan dan Tanjung siapi-api Muara Sungai Asahan yang dilakukan F1QR Lanal TBA pada koordinat 3 3’ 711”U – 99 52’ 408 “ T berhasil menemukan kapal mencurigakan dan setelah dilakukan pemeriksaan kapal tersebut tanpa nama diperkirakan GT 5 berlayar tanpa dilengkapi dokumen sah dengan memuat 52 Orang.

Dari pemeriksaan, diketahui kapal akan menuju ke Malaysia dengan penumpang yang mendapatkan iming-iming pekerjaan di negeri tetangga tanpa melalui prosedur yang sah serta dengan mengabaikan keselamatan harus menyebrangi selat malaka ditengah cuaca yang relatif tidak bersahabat pada saat itu.

“Keberhasilan penangkapan ini tidak terlepas dari informasi masyarakat dan kerjasama antar instansi terkait di wilayah tanjung balai dan asahan” dikatakan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory.

Sementara itu, Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah mengatakan bahwa komitmen TNI AL sudah sangat jelas dan tegas, tidak ada kompromi dengan segala bentuk upaya yang mengancam kedaulatan termasuk tindak pidana dan pelanggaran di Laut.

“Sesuai kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut, tidak ada pembiaran apalagi membekingi kegiatan-kegiatan illegal seperti penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal ini” jelasnya

“Berdasarkan pemeriksaan sementara tidak ada dugaan keterlibatan prajurit TNI AL dalam upaya kegiatan illegal ini, namun demikian bila dalam
pemeriksaan lanjutan ditemukan dugaan personel TNI Angkatan Laut terlibat, maka akan kita tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku” lanjutnya.

“Dengan digagalkannya upaya penyelundupan PMI Ilegal di Tanjung Balai Asahan merupakan salah satu bentuk kehadiran TNI Angkatan Laut melakukan Patroli guna mencegah segala bentuk pelanggaran sesuai dengan Komitmen yang dikatakan oleh Lepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono” pungkasnya.

Saat ini, Nakhoda beserta penumpang telah diserahkan ke Polres Asahan untuk dilakukan proses lanjut. (***)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler