Connect with us

Sport & Soccer

DSRT Raih Tiga Piala dari Dragrace Cicangkal

Avatar

Published

on

Rumpin, Serpong, koin24.co.id – Hasil cukup mengesankan dicapai pembalap muda Reza Rizki Arjai pada penampilannya di Kejuaraan Dragrace di Sirkuit Cicangkal, Rumpin, Serpong, Minggu (21/11/2021). Reza,  dengan bendera DSRT, membawa pulang tiga piala dari seri keempat balap mobil jarak pendek yang digelar Bodisa Event Organizer tersebut.

DSRT menaiki podium juara di kelas 10 detik, kemudian peringkat keempat kelas 10 detik lainnya, dan peringkat kelima All Cars Japan Europa 2000 cc, sedan bagasi.

Reza baru tiga kali turun di balapan dragrace atau jarak pendek itu. Yakni, dua kali di Sirkuit Cicangkal ini, dan sekali di Seri Kejurnas Dragrace, di Sirkuit Sentul.

“Kami berencana tampil lagi di Seri Keempat Kejurnas Dragrace, akhir bulan ini di Sentul,” ujar Tb.Rangga Aditya Nugraha, manajer tim DSRT, seusai perlombaan Minggu sore di Cicangkal.

Pada penampilan perdananya di Sentul, Reza berhasil naik podium. Keberhasilan menuai prestasi di seri kejurnas yang ketat persaingannya tersebut agaknya memacu semangat suami dari Delasara Irwinda Adhi Putri tersebut untuk kembali ikut berlomba di Sentul.

Reza memberi kesempatan Dela untuk menerima piala dari pencapaian mengesankannya di tiga kelas tersebut. (***)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Sport & Soccer

Gulat Jadi Fokus Perhatian

Published

on

Merauke, Papua, koin24.co.id – Kompetisi di matras gulat mulai menjadi fokus perhatian, meningkahi persaingan ketat perebutan posisi puncak dalam klasemen pengumpulan medali PON XX, Papua. Sebanyak 18 medali emas dari matras cabor Olimpiade ini menjadi incaran para pegulat nasional dari Kaltim, Jatim, Kalsel, Jabar, DKI Jaya dan kuda hitam Jateng. Di sisi lain, semakin masifnya penularan Covid-19 di pentas PON XX ini membuat panpel cabor gulat di Merauke meningkatkan kewaspadaan.

Sebanyak 18 set medali dari matras gulat secara resmi mulai diperebutkan Jumat (8/10/2021) sore hingga 14 Oktober mendatang di GOR Head Sai, Merauke. Ke-18 medali emas diperebutkan oleh 106 pegulat dari 15 provinsi, termasuk tuan rumah Papua yang tentunya tak ingin kehilangan peluang menggapai medali emas. Dari 18 kelas di tiga kategori, akan terjadi duel di antara para pegulat nasional yang terakhir berlaga di Asian Games XVIII-2018, Jakarta.

Pertemuan teknik dilakukan Kamis siang ini, sekaligus pengarahan untuk para pelatih oleh Technical Delegate (TD) Yahya Madjid dan Gusti Randa, Ketua Binpres PP PGSI, yang mewakili Ketua Umum PP PGSI Trimedya Panjaitan. Ihwal perlunya penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat untuk menghindari penularan Covid-19, di antara yang patut disampaikan.

Seperti dikemukakan Yahya Madjid sejak awal, gelaran kompetisi cabor gulat akan menerapkan prokes ketat. Seluruh pegulat, ofisial, dan perangkat pertandingan wajib menjalani tes usap antingen sebelum pertandingan. Demikian juga dengan jajaran pelaksana pertandingan.

Kebijakan untuk menghadirkan penonton, walau  hanya mengisi sebagian dari kapasitas GOR Head Sai, memang sudah diputuskan. Namun, penonton yang akan diberi tanda masuk harian disyaratkan harus yang sudah divaksin dan terhubung dengan aplikasi pedulilindungi. Yahya Madjid terus melakukan koordinasi dengan penanggung-jawab keamanan dan kesehatan klaster Merauke.

Seperti diketahui, ajang PON XX Papua tak terhindari dari penularan Covid-19, di mana sudah hampir 40 orang yang terdiri dari atlit, ofisial, panpel dan wartawan, terpapar virus berbahaya itu. Hingga Kamis pagi ini, dari keseluruhan yang terpapar Covid-19, empat di antaranya dari klaster Merauke.

Menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Nevile A. Mustika, dua di antara keempat orang itu adalah panpel inti cabor catur, serta seorang wasit wushu dan ofisial catur Kalteng. Cabor wushu sudah selesai dipertandingkan di GOR Head Sai, Merauke, itu.

Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT, direncanakan membuka resmi persaingan 18 set medali dari matras gulat PON XX Papua ini pada Jumat sore, didahului sambutan Kabinpres PP PGSI Gusti Randa dan laporan TD, Yahya Madjid. (***)

Continue Reading

Sport & Soccer

Penyegaran Wasit dan Pelatih Gulat PON XX Papua

Published

on

Merauke, Papua, koin24.co.id – Jelang duel seru memperebutkan sebanyak 18 set medali dari matras gulat, ada penyegaran untuk 25 wasit yang bertugas di kompetisi gulat PON XX Papua, Rabu (6/10/2021). Penyegaran serupa akan dilakukan untuk para pelatih dari 15 provinsi yang meloloskan atletnya, Kamis (7/10). Tujuan penyegaran, guna lebih menyamakan pemahaman atas aturan dan peraturan yang diterapkan.

“Penyegaran atau refreshing wasit ini perlu dilakukan untuk penguatan bekal mereka dalam memimpin pertandingan,” ungkap Yahya Madjid, technical delegate (TC) cabor gulat PON XX Papua, Rabu siang di GOR Head Sai, Merauke.

“Kami juga mengundang para pelatih untuk mengikuti refreshing ini, agar mereka lebih memahami peraturan yang diterapkan di sini,” sambung Yahya Madji.

Duel di matras gulat PON XX Papua ini baru akan digelar Jumat (8/10), hingga 14 Oktober mendatang. Aturan yang ditetapkan sepenuhnya mengacu pada ketentuan yang sudah ditetapkan United World Wrestling (UWW).

“Tentunya kita mengharapkan juara dari masing-masing kelas dan gaya lahir dari pertandingan yang jujur dan menjunjung tinggi fair-play,” kata Yahya Madjid, yang terjun langsung memimpin acara refreshing wasit gulat ini.

Ketua Komisi Perwasitan PP PGSI,  Andi Lala Sitorus, mengapresiasi kegiatan penyegaran ini. “Ini perlu, agar mereka saat memimpin nanti tidak membuat kesalahan,” jelas Andi Lala, mantan pegulat nasional asal Sumut yang juga anggota Dewan Hakim Gulat PON XX Papua.

Dalam dua tahun terakhir, saat pandemi Covid-19  melanda, hampir tak ada ada ajang pertandingan untuk menguji kemampuan para wasit ini. Meski ada di antara wasit tersebut yang memimpin pertandingan-pertandingan berskala kecil di daerah masing-masing, tentu atmosfirnya sangat berbeda dengan event tingkat nasional seperti PON XX Papua ini.

Dalam pelaksanaan refreshing atau penyegaran wasit-wasit gulat ini, Andi Lala sebagai Ketua Komisi Wasit PP PGSI didampingi oleh dua anggota Dewan Hakim lainnya, yakni Munir Harahap (Jabar) dan Ali Asmi (Sumbar).

Sebanyak 18 keping medali emas, perak dan perunggu akan diperebutkan oleh 106 pegulat dari 15 provinsi, termasuk tuan rumah Papua. Ke-18 kelas yang terdiri atas enam kelas di kategori gaya bebas dan gaya grego putra, serta enam kelas di gaya bebas putri. Enam kelas di gaya bebas putra, kelas hingga 57 kg, 65 kg, 74 kg, 86 kg, 97 kg dan 125 kg. Enam kelas di gaya grego, kelas 60 kg, 67 kg, 67 kg, 87 kg, 97 kg, dan 130 kg. Sedangkan enam kelas di gaya bebas putri, kelas hingga 50 kg, 53 kg, 57 kg, 63 kg, 68 kg dan 76 kg. (***)

Continue Reading

Sport & Soccer

Pelepasan Tim Gulat PON XX DKI Jaya ke Merauke

Published

on

Jakarta, koin24.co.id – Tim gulat DKI Jakarta baru saja dilepas oleh Ketua Pengprov PGSI (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia) DKI Jakarta, Gian Sitorus berserta jajaran pengurus lainnya dalam acara yang berlangsung di markas PPOP Kompleks Olahraga Ragunan Jakarta Selatan Senin (4/10/2021) petang.

Tim gulat menjadi tim terakhir dari kotingen DKI Jakarta yang berangkat menuju Papua. Sebagian besar kontingen sudah berlaga di sana bahkan sudah menyumbangkan medali emas, perak dan perunggu. Atas perjuangan sebagian atlet itu posisi DKI sekarang berada di tempat pertama pimpinan klasemen perolehan medali sementara pada hari ini (Selasa (5/10/2021).

Acara pelepasan berlangsung cukup hikmat di ruang kantor pengelola Kompleks Olahraga Ragunan. Prosesi pelepasannya dikreasi sedemikian rupa oleh Wakil Ketua Pengprov PGSI DKI, Haji Heru Pujihartono hingga tampil begitu mengesankan. Inilah cara membangkitkan semangat juang kelima pegulat di arena PON XX Papua.

Prosesi pelepasan dimulai dari paparan kesiapan keseluruhan atlet oleh pelatih, dan tim manajer, dilanjutkan  penyampaian pesan-pesan oleh para pengurus untuk membangkitkan semangat kelima pegulat terbaik DKI Jakarta ini.

Prosesi diakhiri  dengan acara “mencium bendera” oleh kelima pegulat, termasuk pelatih dan tim manajer. Satu persatu dari mereka secara bergilir maju ke depan, menarik bendera ke dalam genggaman tangannya, kemudian menciumi bendera itu dengan penuh khusuk. Masing-masing mencium dengan durasi waktu sekitar tiga detik. 

Penciuman bendera ini pertanda, rasa bakti, hormat, dan tulus dari seorang anak yang sedang berjuang membela harkat dan martabat kontingen DKI Jakarta pada di PON XX Papua. Luar biasa hikmat. Selain itu, mereka juga membela panji keluarga mereka masing-masing yang telah membesarkan mereka semua hingga menjadi pegulat hebat dipercaya oleh DKI bertanding di PON XX Papua.

“Selama 32 tahun sejak 1989 baru sekali ini saya menyaksikan prosesi pelepasan tim gulat yang penuh himat yakni mencium bendera sebelum berangkat menuju PON, atau kejuaraan lain dalam rangka membela panji  DKI Jakarta,” kata Sarno, Kepala Sekretariat Pengprov PGSI DKI Jakarta.

Ia mengatakan hal itu ketika ingin membungkus kembali bendera itu untuk  dibawa ke sekretariat Pengprov PGSI DKI di GOR  Otista. Sambil memasukkan bendera, Pak Sarno yang setiap kali PON tidak pernah absen turut mendampingi tim karena menjadi tenaga IT PON ini, masih saja menggelengkan kepalanya  atas kekaguman pada acara yang dikreasi oleh Haji Heru ini.  Luar biasa katanya.

Haji Heru, memang bukan kali ini saja melakukan sesuatu yang menakujubkan. Sejak keterlibatannya menjadi pengurus Pengprov PGSI DKI Jakarta periode lalu, ia sering kali tampil mengejutkan.

Misalnya,  membuat acara makan bersama di kolam renang di dekat rumahnya di bilangan Pejaten. The owner of  Nendia Primarasa Catering beralamat di Jalan Bina Harapan, Duren Tiga Jakarta Selatan ini sering kali membuat para pegulat terkesima oleh  aksi-aksi kepeduliannya.

Karena itu, ia diharapkan terus berkreasi membangun prestasi gulat lewat berbagai kelebihan yang ada padanya. Tentu Haji Heru dengan Nendia Primarasanya  akan terus tampil  mendampingi gulat DKI ke depannya.

Dalam pesan-pesannya, Pak Haji, demikian  mantan karateka pemegang sabuk hitam ini biasa dipanggil mengatakan, “Dulu kata “Merauke” hanya adadalam lagu, “Dari Sabang Sampai Merauke”. Sekarang kalian lima orang, tidak lagi sekadar mendendangkan lagu itu, akan tetapi  menginjakkan kakinya di Tanah Merauke. Harapan saya, berikan prestrasi terbaik kalian untuk DKI Jakarta pada PON XX Papua,” jelas Haji Heru dalam pesan-pesannya sambil menambahkan, kalian adalah pahlawan DKI Jakarta.

Ketua Pengprov PGSI DKI Jakarta, Gian Sitorus, dalam pesan-pesannya menyampaikan tentang berbagai kelebihan dan kekuragan dari masing-masing pegulat dengan harapan masing-masing sadar akan kelebihan dan kekuaragan mereka pada saat pertandingan berlangsung. Itu semua harus dijadikan kekuatan koreksi agar bisa tampil maksimal pada saatnya.

“Kalian bertanding sebagai juara, tancapkan bendera kebanggaan kita, DKI Jakarta di PON XX Papua,” tegas Gian Sitorus mengakhir pesan-pesannya.

Sementara itu kelima pegulat DKI ini meminta doa restu dari masyarakat Jakarta agar mereka bisa tampil maksimal dan membawa pulang lebih dari satu medali emas. Kalau memungkinkan kelima pegulat ini bisa semuanya bisa meraih medali. Itu harapannya seperti disampaikan oleh tim manajer, Agung Nugraha Santosa, S.Or.

Cabang gulat baru akan  bertanding pada  tanggal 8 hingga 10 Oktober 2021 di Merauke. Kelima pegulat DKI Jakarta itu;  Andika Sulaeman (gaya grego/77 kg, M.Rudiansyah (gaya grego/87 kg), Nur Rusli (gaya grego/130 kg), Rudi Hariyanto (gaya bebas/125 kg), dan Selfi Ajeng Safitri (gaya bebas/50 kg). (***)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler