Connect with us

News

Gencar Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Saat PPKM Darurat

Avatar

Published

on

Jakarta, koin24.co.id – Operasi Yustisi merupakan langkah sangat penting dalam penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan sebagai salah satu kunci utama untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

Selanjutnya Operasi Yustisi ini sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor-3 Tahun 2021 tentang PPKM Mikro untuk mendisiplinkan warga masyarakat 

Sementara itu, Operasi Yustisi hingga saat ini terus dilaksanakan oleh unsur Satgas Daerah, Polisi/TNI serta para relawan.

Keberlanjutan pelaksanaan operasi yustisi menjadi bukti bahwa protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan baik, saat situasi genting ataupun saat kasus mulai melandai.

Sementara itu Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 dan Pelaksanaan PPKM Pergub No. 3 Tahun 2021, TNI-POLRI bersama Empat Pilar dan Tim Pemburu Covid-19 di wilayah Kecamatan Pulogadung Jakarta timur, Jumat (09/07/21).

Kegiatan Operasi Yustisi
Pendisiplinan masyarakat dengan Penegakan Pergub DKI Jakarta No. 3 Tahun 2021 secara Mobile dalam upaya pencegahan penyebaran pandemi virus covid – 19 di wilayah Kecamatan Pulogadung dilakukan oleh Babinsa Sertu Haris dan Serda Mujiono bersama Unsur Empat pilar bertempat di
Depan Pasar Klender Kel. Jatinegara Kaum Jl. Raya Bekasi Timur, Jl. Pangeran Jayakarta, Jl. Persahabatan Timur, Jl. Cipinang Baru Raya.

Sebanyak 25 orang personil petugas gabungan diantaranya Babinsa Koramil 04/Pulogadung, Polsek beserta Bhabinkamtibmas, Satpol-PP dan Dishub, turun dalam pelaksanaan operasi tersebut.

Sasaran Penegakan PPKM Mikro serta Ops Yustisi terhadap para pengguna jalan yang tidak menggunakan masker, pelaksanaan operasional Restoran, Pedagang dan warga Masyarakat yang melanggar Protokol Kesehatan Covid – 19 di sepanjang rute yang dilalui Empat pilar Muspika Kecamatan pada Giat Operasi Yustisi secara Mobile.

Danramil 04/Pulogadung Kapten Inf Irwan Iryanto dalam kegiatan Operasi Yustisi gabungan Empat Pilar mengungkapkan, tujuan operasi yustisi ini adalah untuk mendisiplinkan masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19, hal tersebut guna pencegahan penyebaran nya di wilayah kecamatan Pulogadung.

Pencapaian dari kegiatan ini yaitu, warga yang melanggar Protokol Kesehatan saat kegiatan Operasi Yustisi Stasioner dan Mobile, sebanyak 20 orang, dimana mereka dikenakan sangsi Kerja Sosial menyapu selama 60 menit disekitar lokasi tersebut.

Kegiatan Operasi Yustisi oleh Empat Pilar Muspika Kecamatan Pulogadung dalam rangka Pendisiplinan dan Penegakan PPKM di wilayah hukum Polsek Pulogadung Secara keseluruhan Kondusif.
(rls/Kodim0505/Jt)

News

Kantor Pertanahan Jakarta Selatan akan Miliki Gedung Baru, Wamen ATR/BPN Groundbreaking Pembangunan

Published

on

Jakarta,Koin24.co.id — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Raja Juli Antoni melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Selatan di Gedung eks Yappan Tanjung Barat, Jakarta Selatan pada Rabu (3/8/2022). Dalam sambutannya ia mengatakan, dengan adanya kantor baru ini diharap dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya berharap gedung akan selesai pada awal tahun baru dengan semangat baru, sehingga bisa memberikan layanan yang baik kepada masyarakat. Dan pembangunan kantor ini akan membuat kita lebih produktif lagi”, ujar Wamen ATR/BPN dalam sambutannya.

Lebih lanjut ia menyatakan, pembangunan Kantah Kota Administrasi Jakarta Selatan diperlukan karena akses menuju kantor saat ini cukup sulit untuk dilalui. “Saya telpon Pak Karo (Kepala Biro Umum dan Layanan pengadaan, red) mengenai proses tender sudah dimulai. Saya minta kepada beliau agar tentu saja dengan transparan dan jangan ditunda-tunda lagi, karena ada kebutuhan mendesak untuk pembangunan Kantah,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kakantah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Sigit Santosa juga mengungkapkan, jika kantor yang akan dibangun ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus Layanan Pertanahan sekaligus meningkatkan Pelayanan Pertanahan.

“Puji syukur hari ini adalah hari bersejarah, karena kita tahun depan Insyaallah,berkantor di sini. Ini adalah suatu sejarah dan terima kasih, sehingga ke depannya bisa memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat Jakarta Selatan,” ucap Kakantah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Sebagai informasi, pembangunan gedung Kantah Kota Administrasi Jakarta Selatan di Tanjung Barat, Jakarta Selatan ini bangunannya seluas 1.463 m2 dan tanah seluas 5.124 m2. Direncanakan pembangunan selesai dalam 150 hari kalender atau pada 22 Desember 2022.

Turut hadir dalam acara ini, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN Bidang Kerja Sama Lembaga sekaligus Juru Bicara Kementerian ATR/BPN, T. Hari Prihatono,Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan Kementerian ATR/BPN, Agustin I. Samosir serta jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta dan Kantah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Continue Reading

News

Serahkan Sertipikat Tanah di Jakarta Utara Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto Pastikan PTSL Berjalan dengan Baik

Published

on

Jakarta,Koin24.co.id — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto menyerahkan 13 sertipikat tanah secara langsung kepada masyarakat dari pintu ke pintu,Selasa (2/8/2022).

Penyerahan dilangsungkan di Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Turut mendampingi beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Dwi Budi Martono serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Taufik Suroso Wibowo.

Seraya menyerahkan sertipikat kepada masyarakat, Menteri ATR/ BPN memastikan secara langsung proses pengurusan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) berjalan baik dan lancar.

“Saya takut hanya beberapa masyarakat saja yang mengatakan lancar, tapi yang di gang-gang kecil ini dipersulit. Setelah saya berkomunikasi langsung, mereka tidak dipersulit semua lancar, tidak ada masalah,” ungkap Hadi Tjahjanto.

Menteri ATR/BPN juga memberikan pesan kepada masyarakat terkait dengan berjalannya loket prioritas dan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN). Ia mengatakan, apabila ingin bertransaksi menggunakan sertipikat, diurus langsung ke Kantor Pertanahan setempat dan tidak perlu melalui perantara.

“Seperti ingin meningkatkan hak, diurus langsung. Karena Kantor Pertanahan sudah saya perintahkan untuk buka hari Senin sampai Jumat untuk memberikan layanan secara khusus dengan loket prioritas. Termasuk Sabtu dan Minggu kita memberikan pelayanan dari jam 8 sampai 12 untuk masyarakat yang mengurus sendiri, ini harus sampai kepada masyarakat bahwa Kantor Pertanahan siap melayani masyarakat,” ujar Hadi Tjahjanto.

Dengan turun langsung ke lapangan, Menteri ATR/BPN juga melihat situasi dengan nyata bahwa masyarakat sangat membutuhkan sertipikat tanah bagi kepastian hukum hak atas tanahnya. Selain itu, ia juga dapat mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, Hadi Tjahjanto terus berkomitmen untuk mendaftarkan seluruh bidang tanah harus terdaftar dan memberikan sertipikat kepada masyarakat.

“Ini menjadi jalan keluar (pemecahan masalah) supaya saya tidak hanya melihat di atas meja saja, saya ingin di lapangan,karena masyarakat juga butuh mendapatkan kepastian agar rasa keadilan bagi masyarakat, kemudian adalah hak atas masyarakat kepastian hukum khususnya itu jelas, masyarakat pun senang,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Nuraini, salah satu warga Semper Barat yang menerima sertipikat tanah langsung dari tangan Menteri ATR/BPN mengaku sempat terkendala dalam pengurusan sertipikat. Ketika ditelusuri, ternyata memang ada kekurangan dalam melengkapi dokumen.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Terima kasih kepada semua, BPN, Pak Lurah, khususnya Pak Menteri, terima kasih banyak,” tutur Nuraini.

Continue Reading

News

Tingkatkan Kualitas Kehumasan, Deputi 1 Kemenpora Gelar Pelatihan

Published

on

Pelatihan Kehumasan Kemenpora RI

Jakarta, koin24.co.id – Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) kehumasan yang tangguh dan professional, Deputi  Bidang Pemberdayaan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI)  mengadakan pelatihan kehumasan dengan mengundang para ahli di bidangnya sebagai narasumber. Pelatihan ini diikuti sekitar 20 orang peserta dari lingkungan Deputi 1 Kemenpora RI.

Sekretaris Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Esa Sukma Wijaya, mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan kehumasan baik dalam penulisan berita maupun dalam teknik pengambilan gambar. Esa berharap, pengetahuan yang dipaparkan para narasumber dapat diterapkan bagian humas dalam mempromosikan program-program kegiatan kepemudaan yang ada di unit asisten deputi masing-masing.

Kepala Bagian Humas, Hukum dan Sisinfo, Rasdiamon, menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari  sejak tanggal 1-3 Agustus 2022 dengan tiga orang narasumber yang memiliki latarbelakang akademisi, wartawan dan praktisi. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Anggrek Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta Pusat.

“Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja bidang kehumasan di Kemenpora RI, sehingga informasi yang berkaitan dengan kegiatan olahraga dan kepemudaan di bawah naungan Kemenpora dapat disiarkan kepada masyarakat sesuai dengan kaidah jurnalistik yang baik dan benar,” kata Rasdiamon yang juga merupakan ketua pelaksana kegiatan pelatihan ini.

Staf Khusus Menpora, yang juga merupakan wartawan senior, Mahfudin Niagara, mengatakan, setiap orang bisa menjadi penulis atau wartawan, namun tentu konteksnya tentang apa yang ditulis, karena bahasa melukiskan suatu keadaan peristiwa.

“Hal yang perlu dipahami penempatan tanda baca. Satu peristiwa akan memiliki ragam pemahaman dan maksud, jika penempatan tanda baca tidak pada tempatnya,” jelasnya saat memberikan materi pelatihan.

Pada hari kedua pelatihan, salah satu narasumber dari unsur akademisi, Yumelda Sari, memaparkan, pada era digital sekarang ini  semua organisasi baik instansi pemerintah maupun nonpemerintah diharapkan dapat mempublikasikan program kegiatannya baik melalui media cetak maupun elektronik. Untuk itu perlu ada tim humas yang bisa dengan cepat mengemas suatu informasi menjadi sebuah tulisan dalam bentuk berita.

“Humas dituntut untuk bisa berfikir dan bekerja seperti seorang wartawan. Humas harus dapat memproduksi berita sesuai dengan kaidah penulisan jurnalistik. Tujuannya adalah agar informasi dari instansi dapat tersampaikan kepada masyarakat dengan benar dan tepat, sehingga dapat meningkatkan citra dari instansi atau organisasi,” kata dosen ilmu komunikasi, Universitas Esa Unggul ini.

Di tempat yang sama, salah satu peserta pelatihan, Syafrul mengakui bahwa, pelatihan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan meningkatkan keahliannya di bidang kehumasan. “Terutama kemampuan dalam menulis berita yang menjadi salah satu tugas dari seorang Humas,” tandasnya.

Selain digelar secara luring, pelatihan kehumasan ini juga diikuti oleh beberapa peserta secara daring dengan aplikasi zoom. Kegiatan ini juga dihadiri Kasubag Humas dan Sisinfo, Nida Farida, serta Kasubag Hukum Parulian Hasiholan Siagian.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler