News
Jaksa Agung Lantik 34 Pejabat Eselon II,Harli Siregar Jadi Kajati Sumut
Published
7 months agoon
Jakarta, Koin24.co.id – Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik 34 Pejabat Eselon II, dan Kepala Kejaksaan Tinggi, pada Rabu (16/7/2025), di Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta.
Adapun daftar pejabat yang dilantik tersebut yaitu,
1.Dr. Undang Mugopal, S.H., M.Hum. selaku Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum.
2.Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.
3.Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H. selaku Direktur D pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.
4.Idianto, S.H., M.H. selaku Sekretaris Badan Pemulihan Aset.
5.Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum. selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
6.Anang Supriatna, S.H., M.H. selaku Kepala Pusat Penerangan Hukum.
7.Dr. Iman Wijaya, S.H., M.Hum. selaku Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.
8.Dr. Supardi, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.
9.Teguh Subroto, S.H., M.H. selaku Inspektur Keuangan III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.
10.Jehezkiel Devy Sudarso, S.H., C.N. selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
11. Dr. Andi Darmawangsa, S.H., M.H. selaku Direktur Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.
12. Sukarman Sumarinton, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.
13. Enen Saribanon, S.H., M.H. selaku Inspektur I pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.
14. Wahyudi, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat.
15. I Gde Ngurah Sriada, S.H., M.H. selaku Direktur B pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.
16. I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H. selaku Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.
17. Riyono, S.H., M.Hum. selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo.
18. Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum. selaku Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.
19. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H. selaku Direktur Pengendalian Operasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.
20. Basuki Sukardjono, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat.
21. Subeno, S.H., M.M. selaku Direktur II pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.
22. Pipuk Firman Priyadi, S.H., M.H. selaku Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan Aset pada Badan Pemulihan Aset.
23. Sufari, S.H., M.Hum. selaku Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.
24. Rini Hartatie, S.H., M.H. selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.
25. Dr. Teuku Rahman, S.H., M.H. selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.
26. Sugeng Hariadi, S.H., M.H. selaku Direktur Perdata pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara.
27. Yudi Indra Gunawan, S.H., M.H. selaku Direktur C pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.
28. Dr. RD Muhammad Teguh Darmawan, S.H., M.H. selaku Kepala Biro Umum pada Jaksa Agung Muda Pembinaan.
29. Sila Haholongan, S.H., M.Hum. selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.
30. Rudy Irmawan, S.H., M.H. selaku Direktur Pertimbangan Hukum pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara.
31. Muhibuddin, S.H., M.H. selaku Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.
32. Dr. Abd Qohar AF, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.
33. Nurcahyo Jungkung Madyo, S.H., M.H. selaku Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.
34. N Rahmat R, S.H., M.H. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya Jaksa Agung menyampaikan ucapan selamat, kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa para pejabat yang dipilih merupakan insan terbaik Adhyaksa yang telah melalui proses kajian mendalam dan penilaian objektif.
“Pergantian pejabat melalui mutasi, rotasi, dan promosi merupakan langkah strategis dalam penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja institusi. Ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk mendukung terwujudnya visi dan misi Kejaksaan,” ujar Jaksa Agung.
Kepada para Kepala Kejaksaan Tinggi yang baru, Jaksa Agung memberikan sejumlah penekanan tugas di antaranya, segera beradaptasi dan memetakan dinamika penugasan baru guna meningkatkan kinerja jajaran, menjaga profesionalitas dan proporsionalitas dalam pelaksanaan tugas serta menjunjung tinggi keadilan dan marwah institusi serta melakukan pengawasan menyeluruh untuk memastikan perilaku aparatur sejalan dengan doktrin Tri Krama Adhyaksa, dan menjaga integritas pribadi dan keluarga, menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, kepada Pejabat Eselon II yang baru dilantik di lingkungan Kejaksaan Agung, beliau menekankan pentingnya melakukan review menyeluruh terhadap tugas dan fungsi sesuai regulasi, melaksanakan evaluasi kinerja yang komprehensif untuk memperkuat perumusan strategi ke depan serta membangun sinergi dan komunikasi antarbidang guna memperkuat kolaborasi dan visi bersama.
Tak lupa, Jaksa Agung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat. Ia juga memberikan penghargaan kepada para istri yang telah setia mendampingi dan mendukung tugas suami masing-masing, menyebut bahwa keberhasilan para pejabat tidak lepas dari doa dan ketulusan mereka.
“Semakin tinggi jabatan, semakin besar tanggung jawab yang diemban. Saya berharap para pejabat yang baru dapat mengemban amanah dengan penuh komitmen dan dedikasi,” tutup Jaksa Agung.
Dengan pelantikan ini, Kejaksaan Agung berharap mampu memperkuat langkah strategis dalam menegakkan hukum yang adil, bermartabat, dan berintegritas demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Hadir dalam acara pelantikan ini yaitu Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia, Plt. Wakil Jaksa Agung, Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pemulihan Aset, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Para Staf Ahli Jaksa Agung, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat beserta anggota, dan Para Pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung.
You may like
News
Parama Hansa Abhipraya, Juara Matematika Dunia Raih Silver Trophy Piano di Golden Lion Singapore 2026
Published
4 hours agoon
February 11, 2026
Singapura, Koin24.co.id – Parama Hansa Abhipraya, bocah multitalenta asal Bojonegoro, Jawa Timur, menorehkan prestasi internasional dengan meraih 2nd Place Silver Trophy pada Kompetisi Piano Golden Lion Singapore 2026 yang berlangsung di Singapura pada 6–8 Februari 2026.
Capaian ini semakin mengukuhkan reputasi Parama—yang sebelumnya dikenal sebagai juara matematika dunia—sebagai anak Indonesia dengan bakat multidimensi di bidang sains dan seni.

Keberhasilan Parama di ajang piano internasional ini menegaskan bahwa kecemerlangan di ranah logika tidak menghalangi berkembangnya kepekaan artistik. Di panggung bergengsi Golden Lion Singapore, bocah 7 tahun itu tampil percaya diri membawakan repertoar dengan tingkat kesulitan di atas grade kemampuannya. Hasilnya, Silver Trophy pun berhasil dibawa pulang.
Partisipasi Parama di Golden Lion Singapore tidak datang begitu saja. Ia merupakan bagian dari delegasi Indonesia yang dikurasi oleh Federation of International Music Organizer (FIMO) melalui proses seleksi nasional berjenjang di berbagai daerah.
CEO FIMO, Andy Ujang, menegaskan bahwa kurasi dilakukan untuk menjaring talenta terbaik Indonesia yang siap bersaing di level global.
“Visi FIMO adalah membina anak-anak Indonesia untuk menjadi juara di level internasional, dan kami melihat potensi ini pada berbagai bidang, termasuk seni. Prestasi Parama di piano ini adalah bukti nyata bahwa bakat anak Indonesia itu komplit dan bisa unggul di mana pun. Dari matematika dunia ke panggung piano internasional, ini sangat membanggakan,” ujar Andy.
Prestasi delegasi Indonesia di Golden Lion Singapore juga mendapat perhatian khusus dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura. Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Singapura, Thomas, mengundang para perwakilan Indonesia untuk berkunjung ke KBRI sebagai bentuk apresiasi.
“Kami sangat terkesan dan bangga. Parama Hansa dan anak-anak indonesia telah menunjukkan kepada dunia bahwa pemuda Indonesia mampu menguasai dua disiplin yang tampak berbeda, sains dan seni, dengan tingkat keunggulan tertinggi. Ini adalah profil generasi emas Indonesia. KBRI Singapura siap mendukung penuh setiap upaya untuk mempromosikan dan mengangkat prestasi multitalenta anak-anak Indonesia seperti ini,” tutur Thomas.
Melalui unggahan di akun Instagram @paramahansa.id, Parama membagikan pengalamannya berkompetisi di ajang internasional tersebut. Ia mengaku persaingan jauh lebih ketat dari yang dibayangkan, dengan ribuan peserta dari berbagai negara.
“Ternyata, persaingan di Singapore Golden Lion ini jauh lebih besar dari yang aku bayangkan. Ada sekitar 2.000–2.500 peserta dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, China, Taiwan, Jepang, Australia dll yang ikut dalam babak penyisihan,” tulis Parama.
Ia juga mengungkapkan antusiasmenya saat tampil di panggung internasional. “Ketika sampai di Singapura, Aku merasa makin EXCITED! Panggungnya besar sekali dan aku tampil di depan panel juri yang hebat-hebat. Di sana aku membawakan lagu-lagu dengan tingkat kesulitan beberapa grades di atasku. Meskipun menantang, aku tetap percaya diri karena aku sangat suka bermain piano,” tambahnya.
Rasa syukur pun ia sampaikan setelah meraih penghargaan. “Aku bersyukur banget karena akhirnya berhasil membawa pulang 2nd Prize Award – Silver Trophy!”
Silver Trophy di Golden Lion Singapore 2026 menambah panjang daftar prestasi internasional Parama Hansa Abhipraya. Sepanjang 2025, ia mengukir berbagai pencapaian bergengsi di bidang matematika, termasuk menyabet gelar World Star Champion pada Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2025.
Parama juga mengoleksi medali emas dari berbagai kompetisi internasional, seperti:
* Philippine International Math and Science Olympiad (PIMSO)
* American Mathematics Olympiad (AMO)
* Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO)
* Global Mathematics Elite Competition (GMEC)
Tak hanya unggul di akademik, Parama aktif menorehkan prestasi di luar kelas. Ia pernah meraih juara 1 Freestyle Swimming di Area Fun Swimming Jakarta, peringkat 4 Kuala Lumpur Chess Championship di Malaysia, serta penghargaan Best Little Surfer di Nemo Surfing Competition, Halfway Kuta Boardriders.
Minatnya pada olahraga seperti berenang, berlari, selancar, hingga catur, berjalan seiring dengan kecintaannya pada musik piano.
Golden Lion Singapore sendiri merupakan rangkaian kompetisi internasional prestisius yang mencakup berbagai bidang seni mulai dari berbagai instrument alat musik, vocal dan dance. Ajang ini diikuti ribuan peserta terbaik dari berbagai negara, menjadikannya panggung unjuk kemampuan sekaligus tolok ukur daya saing talenta muda di level global.
Capaian Parama Hansa Abhipraya di Golden Lion Singapore 2026 menjadi bukti bahwa anak Indonesia mampu bersinar di berbagai disiplin. Prestasi multitalenta ini diharapkan menginspirasi generasi muda Tanah Air untuk mengembangkan potensi diri secara utuh—tanpa batas antara sains dan seni.(*/Rls)
News
PB PSTI Mulai Seleksi Atlet Sepak Takraw untuk Asian Games 2026
Published
4 hours agoon
February 11, 2026
Jakarta, Koin24.co.id – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), Prof. Nukrawi, secara resmi membuka Seleksi Nasional (Seleknas) Atlet Sepak Takraw yang diikuti 94 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, pada Rabu (11/2).
Seleknas ini digelar sebagai bagian dari proses penjaringan atlet terbaik nasional yang akan dipersiapkan memperkuat Tim Nasional Sepak Takraw Indonesia pada ajang Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jepang pada September 2026.
Pembukaan seleknas dilaksanakan di Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jalan Rawa Mangun Muka Raya, Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, Prof. Nukrawi menegaskan seleknas menjadi tahap penting untuk memastikan atlet yang terpilih benar-benar memiliki kualitas teknik, fisik, mental bertanding, serta disiplin latihan yang sesuai standar tim nasional.
“Seleknas ini bukan sekadar memilih atlet terbaik, tetapi juga menyiapkan fondasi tim yang solid untuk menghadapi Asian Games 2026. Kita ingin atlet yang terpilih nanti mampu membawa nama Indonesia berprestasi di level Asia,” ujar Prof. Nukrawi.
“Bagi atlet yang tidak terpilih nanti silakan berlatih dan bertanding terus karena dalam TC Pelatnas Asian Games 2026, diterapkan peraturan Promosi dan Degradasi atlet, di mana setiap bulan akan kami evaluasi. Jadi kalau ada atlet yang tidak menunjukkan tren peningkatan kualitas fisik, teknik, taktik game dan mental maka kita akan degradasi dan digantikan atlet yang memiliki ranking selanjutnya,” tambah Prof. Nukrawi.
“Selanjutnya sebagai ajang Seleksi atlet, PB PSTI akan menggelar liga Sepaktakraw Nasional pada april 2026,” pungkasnya.
Sebanyak 94 atlet yang mengikuti seleknas berasal dari berbagai provinsi dan merupakan hasil pemantauan serta rekomendasi dari daerah. Mereka akan menjalani serangkaian tahapan seleksi, mulai dari uji kemampuan teknik dasar, strategi permainan, kondisi fisik, hingga simulasi pertandingan.
PB PSTI menargetkan seleknas ini menghasilkan komposisi atlet yang kompetitif dan siap menjalani program pelatnas secara terukur menuju Asian Games.
Pelaksanaan seleknas di Kampus UNJ juga dinilai strategis karena fasilitas olahraga yang memadai serta lokasi yang mudah diakses oleh peserta dari berbagai wilayah.
Seleknas sepak takraw ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi sepak takraw Indonesia sekaligus memperkuat regenerasi atlet nasional.
News
Alasan KI DKI Jakarta Menolak Seluruh Permohonan Informasi Dokumen Ijazah Jokowi oleh Bonatua
Published
18 hours agoon
February 10, 2026
Jakarta, Koin24.co.id – Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta memutuskan menolak seluruh permohonan informasi publik Pemohon Bonatua Silalahi mengenai dokumen Jokowi dalam proses pencalonan Gubernur DKI Jakarta Tahun 2012.
Majelis Komisioner menegaskan bahwa badan publik hanya berkewajiban memberikan informasi yang berada dalam penguasaan dan pendokumentasiannya.
Penegasan tersebut disampaikan melalui putusan sengketa informasi antara Pemohon Bonatua Silalahi dan Termohon Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum di Ruang Sidang Lantai 1 Komisi Informasi DKI Jakarta, pada Selasa (10/2/2026).
Majelis Komisioner yang dipimpin Agus Wijayanto Nugroho selaku Ketua, dengan anggota Harry Ara Hutabarat dan Aang Muhdi Gozali, membacakan putusan secara bergantian.
Sidang hanya dihadiri oleh Kuasa Termohon, sementara Pemohon tidak hadir meskipun telah dipanggil secara patut.
“Meski tanpa kehadiran Pemohon, Majelis tetap membacakan putusan dalam sidang terbuka untuk umum,” ujar Agus Wijayanto Nugroho saat memimpin persidangan.
Dalam perkara tersebut, Pemohon meminta akses terhadap salinan ijazah pendidikan terakhir Joko Widodo yang digunakan dalam proses pencalonan Gubernur DKI Jakarta Tahun 2012, serta dokumen pendukung persyaratan pencalonan yang diserahkan kepada KPU Provinsi DKI Jakarta.
Pemohon menyatakan permohonan informasi diajukan untuk kepentingan penulisan jurnal ilmiah.
Berdasarkan fakta persidangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan, Majelis Komisioner menilai bahwa informasi yang dimohonkan bukan merupakan informasi yang dikuasai atau didokumentasikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pertimbangan tersebut sejalan dengan Pasal 6 ayat (3) huruf e Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik, yang menyatakan badan publik tidak dapat memberikan informasi yang belum dikuasai atau belum didokumentasikan.
Majelis juga mengungkapkan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta selaku Lembaga Kearsipan Daerah belum menerima penyerahan arsip statis terkait dokumen pencalonan Gubernur DKI Jakarta maupun arsip milik KPU Provinsi DKI Jakarta.
Dengan demikian, Termohon dinilai tidak memiliki kewenangan maupun penguasaan atas dokumen yang menjadi objek sengketa.
Majelis menegaskan bahwa dokumen yang disengketakan merupakan arsip yang seharusnya diserahkan oleh KPU Provinsi DKI Jakarta kepada Lembaga Kearsipan Daerah, sesuai dengan ketentuan pengelolaan arsip negara.
Dalam persidangan tersebut, Majelis menyampaikan pokok-pokok kronologis, pertimbangan, serta amar putusan, sementara naskah putusan lengkap diserahkan kepada para pihak.
“Salinan putusan akan diberikan kepada para pihak paling lambat tiga hari setelah putusan dibacakan,” ujar Agus Wijayanto Nugroho saat menutup sidang.
Sidang sengketa informasi dinyatakan selesai dan hasil putusan diumumkan kepada masyarakat.
Para pihak masih memiliki hak untuk mengajukan keberatan atas putusan Komisi Informasi, sesuai dengan ketentuan dan mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Parama Hansa Abhipraya, Juara Matematika Dunia Raih Silver Trophy Piano di Golden Lion Singapore 2026
PB PSTI Mulai Seleksi Atlet Sepak Takraw untuk Asian Games 2026
Alasan KI DKI Jakarta Menolak Seluruh Permohonan Informasi Dokumen Ijazah Jokowi oleh Bonatua
BMKG: Perubahan Iklim Picu Meningkatnya Bencana
Ucapan Selamat Hari Pers Nasional yang Tulus, Meski Tanpa Kehadiran
Denyut Ekonomi dan Pesta Budaya Warnai Puncak Hari Pers Nasional 2026 Banten
Tundra Meliala : Lahirnya AMKI sebagai Respons atas Perubahan Besar Dunia Pers dan Media
Bertepatan HPN 2026, AMKI Cirebon Raya Dikukuhkan,Dorong UKW dan Sertifikasi Konten Kreator
KI DKI Jakarta Visitasi Bappeda: Nilai KIP Penting Masuk RPJMD, Bappeda Jakarta Naik Kelas di Monev 2026
Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN
Saskia Chadwick: Mewujudkan Mimpinya Syuting di Korea Lewat Film TOLONG SAYA! (DOWAJUSEYO)
LBH GEKIRA: Negara Tidak Boleh Gagal Ungkap Kematian Evia Maria Mangolo
Saskia Chadwick: The Next Ratu Horor Indonesia
Di Tengah Puing dan Harapan, Relawan TRAMP Bangun Hunian untuk Warga Garoga
TNI AL Kodaeral IV Batam Peringati Hari Dharma Samudera 2026
Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027
Personel SAR Detasemen Perintis Terjun Langsung Tolong Korban Banjir di Cilincing
Jawab Tantangan Wartawan Berkualitas,Forum Jurnalis Terbentuk di Jakarta Barat
Ketua Umum IKWI Pusat, Indah Kirana: PWI Sudah Bersatu, IKWI juga Wajib Bersatu
Umi Sjarifah Raih Anugerah INDOPOSCO 2026 atas Dedikasi Jurnalistik dan Keberpihakan Sosial
Sarapan Subuh, ketan bumbu dan gemblong ketan
Gara-gara Covid-19 rela berbuat seperti ini
“Martabak Alul” kaki 5 yang melayani dengan berbagai jenis pembayaran
Nasi kebuli murah meriah di Bambu Apus
DIRGAHAYU TNI “SINERGI UNTUK NEGERI”
Sambutan Kapolda Metro dalam rangka Baksos Sembako 25 ton menyambut HUT ke-65 Lantas Bhayangkara
Sepenggal sejarah merah putih di tanah Papua
Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0505/JT bantu giat cek poin perbatasan
Ucapan Selamat Idul Fitri dari Letnan Jenderal TNI AD, Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Simak video ini soal test cepat Covid-19
Terpopuler
-
News1 month agoDiskusi Nasional Cegah Hoax Pemberitaan Bencana, PWI Depok Hadirkan Narasumber Peneliti Komunikasi Bencana dan Kepala Pusat Informasi Kebencanaan BNPB
-
Kopini Tamu1 month agoCatatan Akhir Tahun 2025 Menyambut Tahun 2026
-
News2 months agoNatal di Bawah Tekanan, LBH GEKIRA Turun Tangan
-
News1 month agoLBH GEKIRA: Pasal Perlindungan Ibadah di KUHP Baru Perkuat Kepastian Hukum

