Connect with us

News

Konser virtual “Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona”

Avatar

Published

on

Jakarta, koin24 – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar konser amal penggalangan dana dengan tajuk MPR Peduli Bersama BPIP dan BNPB melalui “Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona”. Acara ini ditayangkan Minggu (17/5/2020) malam, pukul 19.30 – 22.00 WIB langsung dari Studio TVRI Jakarta.

Acara ini digelar bersama oleh MPR RI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB/Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19), dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tayangan acara “Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona” direncanakan akan di-relay oleh stasiun televisi swasta di Indonesia, yaitu INews, NetTV, Metro TV, OChannel, ANTV. Masyarakat bisa menyaksikan konser virtual ini melalui layar kaca.

Dalam konser ini turut hadir secara virtual Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin, Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Bambang Soesatyo dan para wakil ketua MPR, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD La Nyala Mattalitti, Ketua MA M. Syarifuddin, Ketua MK Anwar Usman, Ketua KY Jaja Ahmad Jayus, Ketua BPK Agung Firman, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Idham Azis, Jaksa Agung ST. Burhanuddin serta Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi, Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Kominfo Johnny G Plate, Menteri Parekraf Whisnutama, Ketuam Umum Kadin Indonesia Rosan Roslani.

Dari kalangan artis dan seniman, selain pengisi acara konser musisi balada asal Bandung, Jawa Barat, ada juga Judika, Rossa, Via Vallen, Baim Wong, dan artis juga musisi lainnya.

Konser ini ditujukan untuk menguatkan rasa kebangsaan di tengah bulan suci Ramadhan yang diselimuti pandemi Covid-19. Konser ini diharapkan bisa memberikan kekuatan batin bagi masyarakat yang pada bulan Ramadhan ini harus turut menghadapi pandemi Covid-19. Melalui pendekatan kebudayaan dalam konser virtual diharapkan bisa semakin merekatkan persaudaraan kebangsaan masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Covid-19 memang telah menghentikan aktivitas sosial hingga ekonomi. Namun tidak akan mematikan tekad dan semangat gotong royong bangsa Indonesia,” tegas Ketua MPR, Bambang Soesatyo.

“Para seniman, tokoh bangsa, dan pemimpin negara akan ikut bernyanyi bersama dari tempat mereka masing-masing. Dalam konser virtual nanti, kita galang donasi dari Presiden dan pejabat lainnya serta masyarakat sebagi bentuk gotong royong untuk para seniman dan para pekerja seni yang biasa buat acara di berbagai pementasan. Sekecil apapun gotong royong yang kita berikan, berarti besar bagi mereka,” ujar Bambang, yang dipanggil Bamsoet.

Konser virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona akan diisi sambutan Presiden Jokowi. Selain musik dan seni, acara juga diisi dengan doa agar pandemic Covid-19 bisa benar-benar diatasi. Doa akan dipimpin oleh Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin.

Dalam acara MPR Peduli bersama BPIP dan BNPB melalui “Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona” akan dilelang motor listrik merk Gesits dengan tanda tangan Presiden RI Bapak Jokowi. Sepeda motor tenaga baterai ini bisa menempuh jarak 70 kilometer sekali pengisian baterainya sekitar 3 jam. Acara lelang sepeda motor listrik Gesit akan dipimpin oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Nasional (Kadin) Rosan Roslani.

Menurut Bamsoet, donasi yang terkumpul akan sepenuhnya diserahkan kepada para seniman dan pekerja seni yang terdampak Covid-19 melalui Yayasan Generasi Lintas Budaya pimpinan Olivia Zalianty. (***)

News

Pemuda dan pemudi Papua ikuti Lomba Kebhinnekaan

Published

on

Jayapura, Papua, koin24.co.id – Rumah Belajar Papua Hei Jayapura menggelar Lomba Kebhinnekaan untuk menumbuhkan kesadaran pemuda dan pemudi Papua akan pentingnya persatuan bangsa dalam keberagaman suku yang ada di nusantara. Kegiatan lomba dilaksanakan secara tatap muka dan ‘offline’ mulai 28 Februari s.d 1 Maret 2021 di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI) Jayapura, Papua.

Ketua Rumah Belajar Papua Hei Cabang Jayapura Lidya Yohana Batubara mengatakan, kegiatan Lomba Kebhinnekaan yang diikuti oleh  pemuda dan pemudi Papua ini bertujuan untuk memberikan wadah kepada generasi muda Papua agar dapat menumbuhkan rasa cinta pemuda dan pemudi Papua terhadap budaya dalam negeri sendiri.

Selain itu, lomba ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda Papua dengan budaya Papua dan untuk menumbuhkan sikap toleransi serta juga mencintai budaya suku-suku lain yang ada di Indonesia.

“Lomba ini juga merupakan aplikasi nyata bagi generasi muda Papua untuk dapat memahami bahwa perbedaan itu adalah kekuatan dan potensi yang dapat membawa bangsa Indonesia semakin kuat dan maju,” tegasnya di Jayapura, Papua dalam keterangan tertulis yang diterima koin24.co.id, Selasa (2/3/2021).

Lidya Yohana Batubara juga menyampaikan bahwa kegiatan positif ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kegiatan yang kita laksanakan tetap mematuhi standar protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di daerah Jayapura,” jelasnya.

Anak muda yang sehari-harinya bekerja sebagai staf di Badan Pusat Statistik Prov. Papua ini menjelaskan bahwa lomba yang mengambil tema “Bhinneka Tunggal Ika” dibagi menjadi dua kategori yaitu lomba mendongeng bagi siswa SMA dan lomba MOP untuk SMA dan mahasiswa. Lomba mendongeng dan lomba Mop ini diadakan baik secara langsung di RRI maupun secara virtual bagi peserta di luar Jayapura yang ingin berpartisipasi.

Pemenang Lomba Kategori Cerita Mop adalah Juara I Lutmila Yamlean dari Universitas Cenderawasih, Juara II  Irjalino Senggi dari SMAN 3 Jayapura, Juara III Ellia Tambuni dari SMKN 1 Sentani, Juara Harapan I Jupri Wally dari Stikes Sentani, Juara Harapan II Melvin Merineri dari Unipa Manokwari, Juara Harapan III Timotius Dimara dari SMA Lentera Harapan.

Sedangkan pemenang Lomba Kategori Mendongeng adalah Juara I Chaelsie R. Lolombulan dari SMA YPPK Teruna Bakti, Juara II Novy Andriani dari SMKN 1 Timika, Juara III Miftaqhul Jannah dari SMKN 2 Jayapura, Juara Harapan I Florencio Manupapami dari SMAN 5 Jayapura, Juara Harapan II Heavenly Morin dari SMAN 3 Jayapura dan Juara Harapan III Esther Simbiak dari SMAN 5 Jayapura.
 
Besar hadiah yang diterima oleh peserta lomba baik Mop maupun Mendongeng adalah Juara I sebesar 2 juta rupiah, Juara II sebesar 1,5 juta rupiah, Juara III sebesar 1 juta rupiah, dan Juara harapan I, II dan III masing-masing sebesar 500 ribu rupiah.

Diah Wahyuni, S.ST., yang menjadi juri lomba sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. “Saya kagum dengan Rumah Belajar Papua Hei yang merupakan kumpulan anak muda Papua yang cinta dengan pendidikan di Papua. Saya juga bahagia melihat semangat peserta lomba Mop dan dongeng adat. Semoga lomba-lomba semacam ini semakin banyak diadakan,” ucap wanita yang juga pengarang beberapa buku serta penulis yang cukup aktif di beberapa media massa Papua ini.

Ketua Rumah Belajar Papua Hei Jayapura Lidya Batubara mengajak generasi muda Papua untuk ikut bergabung dalam organisasi positif ini. “Bagi teman-teman muda yang cinta dengan anak-anak dan ingin ikut dalam kegiatan membantu pendidikan di Papua, silakan hubungi kami di IG dan FB resmi Papua Hei dan mari bersama memajukan pendidikan di Papua,” katanya dengan penuh semangat. (***)

Continue Reading

News

Sekprov Sulbar DR. Muh.Idris sebut Rumah Sakit Lapangan TNI AD akan berakhir 11 Maret 2021

Published

on

Mamuju, Sulawesi Barat, koin24.co.id – Tim Transisi Darurat ke Pemulihan Penanggulangan Bencana Gempabumi di Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat monitoring evaluasi terpadu bersama Kementrian terkait dihadiri Komandan Kodim 1418/Mamuju Kolonel Inf. Tri Aji Sartono.

Kegiatan ini berlangsung di Kodim 1418/Mamuju, Sulbar dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Barat Enny Anggraeni Anwar didampingi Sekretaris Provinsi (Sekprov) Muhammad Idris, bersama Asisten Deputi Kedaruratan dan Manajemen Pascabencana Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan manusia dan Kebudayaan, Nelwan Harahap, dan beberapa perwakilan Kementrian terkait seperti Kementrian PUPR, Kementrian Pendidikan serta Kementrian Kesehatan

Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Anggraini Anwar menjelaskan, pertemuan tersebut adalah rapat monitoring evaluasi terpadu antara Satgas dan Kementrian.

Ia menilai pemerintah perlu segera memberikan kepastian kepada puluhan ribu warga yang masih tinggal di tenda pengungsian.

“Dari pertemuan ini, kita akan merumuskan mengenai apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan setelah gempa dan khususnya bagi penyintas di Mamuju dan Majene,” kata Wagub Sulbar, Selasa (2/03/21).

Selain mengenai penanganan pascagempa, pihaknya juga mengaku bahwa penanganan Covid-19 juga perlu perhatian khusus, seiring terus terjadinya peningkatan angka orang yang terpapar.

“Kami agak kesulitan mendeteksi Covid-19 ketika gempa. Pascagempa di pengungsian kurang sosialisasi masalah Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu Sekprov Sulbar DR. Muhammad Idris menjelaskan mengenai kondisi terkini di masa transisi darurat ke pemulihan pascagempa Sulbar.

Mulai dari jumlah pengungsi berdasarkan update 1 Maret 2021 berangsur menurun yaitu 22 ribu di Mamuju dan Majene.

“Nah inilah yang menjadi tugas berat Posko transisi darurat kepemulihan saat ini karena jangankan 22 ribu, seribu saja bagi kami sudah sangat luar biasa. Mereka ini benar-benar butuh penanganan serius dan membutuhkan waktu lama. Karena kondisi rumahnya rusak total, sehingga jumlah pengungsi kurang lebih 22 ribu ini, akan lambat pengurangannya,” kata Sekprov Sulbar.

Sekprov Sulbar juga menjelaskan tentang penanganan kesehatan bagi warga pascagempabumi, termasuk bantuan Rumah Sakit Lapangan TNI AD yang saat ini digelar di Korem 142/Tatag yang sangat banyak membantu warga.

“Rumah Sakit Lapangan TNI AD yang saat ini berada di Korem 142/Tatag akan berakhir tanggal 11 Maret 2021,” kata Sekprov Sulbar DR. Muhammad Idris.

Di tempat yang sama Asisten Deputi Kedaruratan dan Manajemen Pascabencana Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan manusia dan Kebudayaan, Nelwan Harahap menjelaskan, bahwa sesuai hasil pemantauan Menteri PMK Muhajir Effendi, menekankan untuk dilakukan percepatan identifikasi, termasuk indentifikasi infrastruktur dan pemukiman yang rusak.

“Hal itu menjadi penting lantaran tidak lama lagi, masyarakat akan memasuki bulan suci Ramadhan,” ucapnya. (***)

Continue Reading

News

Ketua DPD RI dorong kepala daerah bikin terobosan kebijakan ekonomi

Published

on

Jakarta, koin24.co.id – Setelah terpukul oleh pandemi, sektor ekonomi di daerah diharapkan bisa kembali bangkit. Untuk itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta para kepala daerah, terutama yang baru dilantik, menghadirkan inovasi kebijakan di sektor ekonomi agar proses pemulihan lebih cepat.

Menurut LaNyalla, pandemi Covid-19 yang sangat luar biasa telah membuat perekonomian terganggu.

“Kondisi luar biasa ini tentu tidak bisa ditangani dengan cara biasa. Butuh cara-cara luar biasa agar perekonomian bisa segera dipulihkan. Juga dibutuhkan SDM berkualitas,” tegasnya di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Dengan alasan itu, ia mendorong para kepala daerah untuk melakukan inovasi-inovasi dan kreasi dalam membuat terobosan kebijakan ekonomi di tengah situasi keterbatasan APBD.

“Sebab, masih sedikit kepala daerah yang melakukan terobosan-terobosan inovatif. Padahal, dalam situasi seperti ini, kita butuh gebrakan. Inilah tantangan yang harus dihadapi,” katanya.

Oleh karena itu, Senator asal Jawa Timur itu menilai pemilihan kepala daerah langsung oleh rakyat, diharapkan bisa membawa sesuatu yang baru, khususnya mengenai kebijakan dan strategi.

“Hal ini dibutuhkan karena kepala daerah yang mengetahui keadaan riil daerahnya. Dan tentunya ini harus didukung dengan kebijakan yang luar biasa,” terangnya.

LaNyalla pun mengajak para kepala daerah untuk mengembangkan SDM daerah menjadi lebih berkualitas dan kompetitif.

“Yang harus diingat, keunggulan SDM akan menjadi tolok ukur suatu daerah. SDM yang unggul secara otomatis akan mendorong sektor lainnya untuk juga berkembang,” katanya.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu mengatakan, langkah yang dapat diambil dimulai dari kebijakan pendidikan.

“Kenapa pendidikan? Karena sektor yang satu ini sangat vital dalam menciptakan kualitas SDM. Kepala daerah diharapkan memprioritaskan sektor pendidikan untuk mendapatkan SDM terbaik,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler