Connect with us

News

Sistem Pemilu Terbuka Adalah Cermin Kehendak Rakyat yang Sesungguhnya

Avatar

Published

on

JAKARTA, koin24.co.id – Sistem pemilihan terbuka atau mencoblos nama caleg dalam surat suara, bagi Nusron Wahid adalah sistem yang paling ideal, saat ini. Anggota Fraksi Partai Golkar di DPR ini menilai sistem tersebut merupakan gabungan atas kehendak partai politik dan kehendak rakyat.

“Dalam sistem terbuka ini sudah memberikan kewenangan kepada partai politik untuk menentukan nama calon legislatif. Sementara di Pemilu, maka rakyat yang akan memilih calon legislatif tersebut lewat mencoblos nama caleg yang mereka pilih,” kata Nusron.

Bagi Nusron, sistem pemilu terbuka ini adalah menghormati kehendak rakyat seluas-luasnya dalam sebuah pesta demokrasi.

Menurut Nusron dalam sistem tertutup, orang atau calon legislatif yang dijadikan partai politik sebagai anggota dewan perwakilan, belum tentu sesuai kehendak rakyat. “Misalnya karena caleg tersebut selama ini kurang bekerja untuk rakyat namun justru ditetapkan oleh parpol, dibandingkan caleg lainnya yang lebih bekerja untuk rakyat,” ungkap Nusron.

Esensinya, pemilihan anggota DPR adalah pemilihan wakil rakyat, meski yang menjadi peserta pemilu adalah partai politik. Di sini rakyat tidak boleh langsung mencalonkan diri sebagai anggota legislatif namun harus lewat partai. “Jadi jangan sampai keinginan rakyat ini justru dikebiri oleh partai,” tambah Nusron.

Menurut politisi Golkar ini, sistem pemilihan terbuka adalah mencari titik temu antara harapan dan pilihan rakyat dengan pilihan partai itu sama. “Jadi partai yang menyediakan pilihan caleg, lalu rakyat yang memilihnya. Partai melakukan seleksi caleg, rakyat yang memilihnya. Ini cermin kedaulatan rakyat,” tutur Nusron, yang juga anggota FPG.

Sementara gugatan di Mahkamah Konstitusi tentang sistem pemilu terbuka itu, bagi Nusron ibarat sebuah permainan yang akan diganti sistemnya ketika sudah setengah jalan. “Tahapan dan proses pemilu sudah lama berjalan, namun kok tiba-tiba mau diganti sistemnya di tengah jalan. Saya kira tidak bisa seperti itu,” ucap Nusron,
Jika sampai berubah, Nusron khawatir persiapannya pun akan berbeda. “Ibaratnya ini mengubah sistem pertandingan dan di tengah pertandingan itu sudah berlangsung. Ini tidak baik,” ujar Nusron.

Ia sangat menyayangkan jika sejumlah politisi ingin menggugat ke MK terhadap sistem pemilihan terbuka yang sudah berjalan sejak beberapa periode Pemilu.

Nusron khawatir, jika sampai MK membuat keputusan berbeda atas keputusan terdahulu, maka bisa menimbulkan pertanyaan publik bahwa MK tengah ditekan oleh kekuatan politik yang merasa diuntungkan dan yang konsisten mendukung sistem pemilu tertutup.*

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

News

Letjen TNI Arif Rahman Resmi Jabat Wakasad

Avatar

Published

on

JAKARTA, koin24.co.id – Letjen TNI Arif Rahman resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), usai menjalani acara Laporan Korps Wakasad dan penyerahan jabatan Dankodiklatad kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (17/11/2023).

Selain memimpin Laporan Korps Wakasad serta penyerahan jabatan Dankodiklatad, Kasad juga memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) lima jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Adapun jabatan yang diserahterimakan antara lain, Danpussenarmed dari Mayjen TNI Yudhy Chandra Jaya kepada Mayjen TNI M. Naudi Nurdika, Kapushubad dari Mayjen TNI Nurcahyo Utomo kepada Brigjen TNI Iroth Sonny Edhie, Kapuspalad dari Mayjen TNI Eko Erwanto kepada Mayjen TNI Kuswara Harja, Danpusintelad dari Brigjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, S.I.P., M.Sc. kepada Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., serta Danpussansiad yang sebelumnya dijabat oleh Brigjen TNI Iroth Sonny Edhie, diserahterimakan kepada Brigjen TNI I Gusti Ngurah Wisnu, S.E.

Serah terima jabatan ini sejatinya merupakan bagian integral dari pembinaan personel yang bertujuan agar organisasi dapat terus berkembang dan siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

Sebagai informasi, Mayjen TNI Yudhy Chandra Jaya dan Mayjen TNI Nurcahyo Utomo dalam waktu dekat akan memasuki masa purna tugas (pensiun). Sedangkan Mayjen TNI Eko Erwanto selanjutnya dirotasi menjadi staf khusus Kasad, dan Brigjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, S.I.P., M.Sc. menjabat sebagai Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI.

Usai acara Sertijab, Kasad memberikan penghargaan kepada pejabat lama, sebagai tanda terima kasih atas dedikasi serta kontribusinya dalam memajukan satuan masing-masing, dan TNI AD pada umumnya. *(Dispenad*

Continue Reading

News

Firli Tutup Wajah Seperti Koruptor Usai Diperiksa Polda Metro Jaya

Avatar

Published

on

Jakarta, koin24.co.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, menjadi pusat perhatian pada Kamis, 16 November, setelah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri terkait dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Secara mengejutkan, Firli memilih untuk bungkam dan berpose seperti koruptor, menutup wajahnya usai pemeriksaan.

Firli kemudian merilis keterangan tertulis melalui Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri. Dokumen tersebut mencakup sembilan poin, salah satunya menjelaskan pemeriksaan oleh polisi. Firli mengungkap bahwa dia telah diperiksa sebagai saksi pada 24 Oktober dan dilakukan pemeriksaan lanjutan pada 16 November.

Ada sembilan poin yang disampaikan Firli dalam pernyataan itu. Di antaranya menjelaskan soal pemeriksaannya oleh polisi.

“Bahwa Ketua KPK Firli Bahuri telah diperiksa sebagai saksi pada hari Selasa tanggal 24 Oktober 2023 dan dilakukan pemeriksaan lanjutan pada Kamis tanggal 16 November,” kata Firli dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat, 17 November.

Selain itu, Firli memberikan klarifikasi terkait penggeledahan di rumahnya. Meskipun tidak ada barang yang disita di rumahnya di Bekasi, di rumah sewa di Jalan Kertanegara 46, Jakarta Selatan, disita tiga barang, yaitu kunci dan gembok gerbang, dompet hitam, serta kunci mobil keyless.

Firli menegaskan bahwa barang yang disita tidak terkait dengan dugaan pemerasan terhadap Syahrul. Dia membantah keterlibatan dalam kegiatan memeras, gratifikasi, dan suap. Firli juga menyatakan bahwa dia tidak pernah mangkir dari panggilan penyidik dan telah menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) melalui Biro Hukum KPK.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan pada 16 November, Firli tampak keluar dari gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 14.36 WIB dan naik ke dalam mobil hitam dengan pelat nomor B 1917 TJQ. Menariknya, setelah keluar, Firli terlihat bersandar dalam mobil dengan sandaran kursi diturunkan di belakangnya, berusaha menutupi wajah dengan tas berwarna hitam, menciptakan pose yang mencuri perhatian.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengungkapkan bahwa penyidik telah melemparkan 15 pertanyaan kepada Firli, namun rincian pertanyaan tersebut tidak diungkapkan secara gamblang. Proses pemeriksaan bertujuan untuk mendalami dugaan tindak pidana pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi.

Dari catatan media, terdapat beberapa kontroversi yang menimpa Firli selama menjabat sebagai Deputi Penindakan dan Ketua KPK. Dia pernah melakukan pertemuan dengan Baharullah Akbar, saksi kasus suap dana perimbangan, tanpa izin pimpinan. Firli juga tercatat bertemu dengan Tuan Guru Bajang Zainul Majdi yang terlibat dalam kasus korupsi tanpa surat tugas.

Tidak hanya itu, Firli juga dituduh hidup mewah dengan menggunakan helikopter dalam kunjungan kerja dan mendampingi timnya saat memeriksa Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura. Semua kontroversi ini memberikan tekanan tambahan pada posisi Firli sebagai Ketua KPK, yang kini harus menghadapi tantangan hukum dan opini publik yang terus berkembang.

Continue Reading

News

Penyaluran Donasi Kemanusiaan Palestina Tahap 2 dari Insan Bakrie

Avatar

Published

on

JAKARTA, koin24.co.id LAZNAS Bakrie Amanah melakukan penyerahan donasi dari Insan Bakrie dan masyarakat umum tahap kedua untuk Palestina. Donasi yang diserahkan sejumlah Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta rupiah).

Donasi bantuan diserahkan langsung oleh Setiadi Ihsan, Direktur LAZNAS Bakrie Amanah. Secara simbolis donasi diserahkan dari LAZNAS Bakrie Amanah kepada Achmad Sudrajat, Pimpinan BAZNAS Bidang Koordinasi Nasional, didampingi oleh Zainul Bahar Noor, Pimpinan BAZNAS Bidang Perencanaan, Kajian & Pengembangan, dan Muhammad Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan BAZNAS Bidang Teknologi & Informasi.

Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan RAKORNAS Lembaga Amil Zakat Seluruh Indonesia yang diinisiasi oleh BAZNAS, di Hotel Discovery Ancol, Jakarta Utara, Kamis (16/11/2023).

Kiai Ajat, sapaan akrab Achmad Sudrajat, menyampaikan secara garis besar tujuan rakornas lembaga amil zakat. Juga mengenai kolaborasi program kemanusiaan untuk palestina.

“Kegiatan rakornas ini merupakan kegiatan tahunan yang dihadiri oleh BAZNAS dan LAZ dari seluruh Indonesia, termasuk Bakrie Amanah yang dilaksanakan dalam rangka memberikan persiapan penguatan dalam menentukan langkah taktis dan strategis untuk indonesia lebih baik melalui gerakan zakat bersama,” tutur Kiai Ajat.

Kegiatan ini dihadiri 197 perwakilan BAZNAS dan LAZ. Pada kesempatan itu dilakukan penyerahan simbolis donasi untuk Palestina dari LAZ kepada BAZNAS yang nantinya akan disampaikan ke Palestina secara langsung.

“Tahap satu sudah dilakukan dan sudah sampai di Gaza, dan tahap dua akan dilakukan pada 20 November ini,” papar Kiai Ajat.

Dana yang terkumpul untuk bantuan Palestina sampai saat ini sekitar 40 miliar, sementara target dana yang akan disalurkan sekitar 50 miliar.

Asep Saefudin, Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Bakrie Amanah, mengapresiasi penyerahan bantuan tahap kedua untuk Palestina ini.

“Alhamdulillah, Bakrie Amanah bagian dari LAZNAS yang sudah mendapatkan izin dari BAZNAS dan Kemenag, turut berkontribusi melakukan koordinasi dalam kajian-kajian terkait zakat. Adapun dari Insan Bakrie sudah turut serta dalam memberikan bantuan tahap kedua untuk palestina melalui BAZNAS senilai seratus juta rupiah setelah sebelum nya di tahap satu kami telah menyalurkan sebanyak Rp300 juta rupiah” ucap Asep Saefudin.

“Dengan semangat Trimatra Bakrie ke-Indonesian, Kemanfaatan dan Kebersamaan, Semoga Allah SWT senantiasa menyertai kita dalam setiap langkah pengabdian terhadap nusa dan bangsa . Untuk Membangun Negeri serta Perdamaian Dunia,” terang Asep Saefudin.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler