Connect with us

News

Terdeteksi Curang Dalam Ujian, Mahasiswa Binus Diberi Gelar DO

Berman Nainggolan Lumbanradja

Published

on

Rektor Binus Prof Nelly (foto:dok Binus)

Jakarta, Koin24.co.id – Pernahkan Anda datang di kampus Universitas Binus (Bina Nusantara) Anggrek di Kemanggisan Jakarta? Apabila musim ujian tiba,di kampus ini akan mengingatkan kepada semua mahasiswanya agar senantiasa jujur dalam menjalani ujian. Tidak nyontek, plagiat atau melakukan kecurangan-kecurangan lain. Jika mahasiswa terdeteksi curang, maka gelar `Drop Out/DO‘ akan disematkan kepadanya.

 

Banner raksasa pun dipasang di area strategis kampus yang dilalui mahasiswa menuju kelas. Banner itu hanyalah sebuah pengingatan. Di balik pengingatan itu, ada niat mulia yang ingin disumbangkan untuk negeri ini melalui para lulusannya yang berkarakter dan jujur dalam berkarya.

Binus tidak hanya dikenal sebagai kampus swasta `berkelas dunia‘ (berkali-kali ada perankingan internasional, selalu berada di peringkat atas) dengan keilmuan yang terus-menerus beradaptasi dengan teknologi baru dan perubahan di dunia pendidikan, tetapi juga meneguhkan karakter dan integritas diri.

Kampus tersebut membangun ruang pendidikan tinggi yang fleksibel, ruang di mana human intelligence dan artificial intelligence berkolaborasi untuk menghasilkan collective intelligence yang berdampak bagi bangsa.

Inilah sebenarnya yang saat ini dibutuhkan oleh negeri ini. Bagaimana anak-anak bangsa berkarya dengan teknologi canggih dengan pribadi yang santun, berkarakter dan berintegritas.

Universitas yang memiliki cabang di beberapa kota itu telah lama mempersiapkan mahasiswa supaya mampu beradaptasi dan berdaya saing di dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

Pengelola kampus tersebut menyadari bahwa menyiapkan mahasiswa saja tidak cukup.
Untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, inklusif, dan beretika di era AI (Artificial Inttelligence) atau kecerdasan buatan, para mahasiswa diharapkan memanfaatkannya secara bijak, bertanggungjawab.

Oleh karena itu, pihak kampus menyelenggarakan Rapat Kerja bagi para dosen Faculty Member dari berbagai kampus Binus yang ada di Bandung, Malang, Semarang dan Greater Jakarta. Mereka menyimak paparan-paparan pemateri dan kemudian mendiskusikannya dalam rancangan kerja ke depan.

Dalam forum tersebut, para dosen diajak menavigasi konteks pembelajaran baru, dosen sebagai garda terdepan pendidikan juga perlu dibekali kemampuan dan berorientasi pada mengintegrasikan teknologi dalam pedagogi, serta menjaga nilai-nilai etika kemanusiaan di tengah kemajuan AI.

Universitas swasta dengan sembilan kampus di enam kota di Indonesia itu menempatkan dosen sebagai penggerak utama yang menjembatani kebijakan, inovasi, dan praktik akademik yang bermakna.

“Perubahan dunia pendidikan hari ini menuntut kita tidak hanya adaptable, tetapi juga intentional. Kita perlu mengajar bukan hanya agar mahasiswa paham, tetapi agar mereka tumbuh. Kita meneliti bukan sekadar demi publikasi, tetapi demi menghadirkan solusi.

Kita mengabdi bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat,” kata Rektor Binus University, Dr. Nelly S. Kom., M.M saat menyampaikan sambutan di depan sekitar 1.400 dosen yang hadir dalam Rapat Kerja Faculty Member Binus, Kamis pekan lalu (15/11/2025) di GOR (Gelanggang Olah Raga) Binus Kampus Alam Sutra, Kota Tangerang, Provinsi Banten, sebagaimana dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (23/11/ 2025).

Raker juga dihadiri Menteri Koperasi, Ferry Juliantoro; Ketua Yayasan Bina Nusantara, Ir Bernard Gunawan; President of Binus Higher Education and Professional Services, Stephen Wahyudi Santoso BSE, dan – Vice President of BinusHigher Education and Professional Services, Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M.
Kampus yang berdiri tahun 1974 tersebut menumbuhkan budaya digitalwisdom yaitu kemampuan menggunakan AI secara etis, reflektif dan bertanggung jawab yang selaras dengan nilai-nilai Catur Dharma: pengajaran, penelitian, pengabdian, dan pengembangan diri. Rektor menegaskan, kesiapan menghadapi era AI dimulai dari transformasi para pendidik itu sendiri.

“Menyiapkan mahasiswa pada era AI berarti juga menyiapkan dosen agar mampu berkolaborasi dengan AI secara cerdas dan beretika. Teknologi harus menjadi alat memperkuat nilai – nilai kemanusiaan, bukan menggantikannya. Tugas kita sebagai pendidik adalah memastikan bahwa AI digunakan memperluas cara berpikir, memperdalam kreativitas, dan menumbuhkan empati, ” ujarnya.

Forum pengembangan dosen tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh tenaga pendidik melakukan refleksi, menyelaraskan arah akademik, serta memperkuat komitmen bersama menuju visi jangka panjang Binus2035, yakni fostering and empowering the society in building and serving the nation.
Dipenghujung gelaran Raker Faculty Member (FM) tersebut, pengelola kampus memberikan penghargaan kepada para dosen dalam bentuk award yakni Best Lecturer Awards (BLA) khusus bagi dosen FM, dan Best Teaching Award (BTA) bagi dosen FM maupun AFM (Associate Faculty Member). Menurut panitia, terpilih 9 dosen memperoleh BLA dan 59 dosen memperoleh penghargaan BTA.
Penghargaan tersebut diharapkan memotivasi para dosen supaya lebih bersemangat mengembangkan diri dan berkreasi sebagai pendidik selaras dengan visi kampus. Penghargaan itu merupakan salah satu refeleksi dari komitmen universitis tersebut dalam rangka memotivasi para dosen sebagai garda terdepan pendidikan.(***)

Continue Reading
Advertisement

News

KI DKI Jakarta Terima Pencabutan Sengketa Informasi Salinan Ijazah Joko Widodo Antara Bonatua-KPU DKI Jakarta

Berman Nainggolan Lumbanradja

Published

on

Jakarta, Koin24.coid – Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta telah menerima pencabutan permohonan penyelesaian sengketa informasi publik yang diajukan oleh Pemohon atas nama Bonatua Silalahi terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta terkait permohonan salinan ijazah Joko Widodo yang digunakan sebagai syarat pencalonan Gubernur DKI Jakarta.

Permohonan sengketa informasi tersebut sebelumnya telah diregistrasi dengan Nomor 0039/X/KIP-DKI-PS/2025. Pencabutan permohonan disampaikan secara resmi oleh Pemohon melalui surat elektronik tertanggal 20 Januari 2026. Pencabutan dilakukan dengan alasan bahwa permohonan informasi dengan substansi yang sama kepada KPU Republik Indonesia telah diputus dan dikabulkan oleh Komisi Informasi Pusat, sehingga kebutuhan informasi Pemohon dinyatakan telah terpenuhi.

Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, Agus Wijayanto Nugroho, menyampaikan bahwa pencabutan permohonan merupakan hak Pemohon dan diatur secara tegas dalam Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik (PPSI) sesuai Pasal 14 dan Pasal 15.

“Pencabutan permohonan penyelesaian sengketa informasi publik ditindaklanjuti dengan penerbitan Akta Pembatalan Registrasi sebagai dasar administrasi penghentian perkara. Permohonan sengketa informasi yang telah dicabut tersebut tidak dapat diajukan kembali,” ujar Agus dalam keterangan di Kantor KI DKI Jakarta,pada Jumat(23/1/2026).

Ia menjelaskan, Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta memproses setiap tahapan penyelesaian sengketa, termasuk pencabutan permohonan, secara tertib administrasi, transparan, dan akuntabel sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Ketentuan ini memberikan kepastian hukum bagi Pemohon maupun Termohon serta menegaskan bahwa mekanisme penyelesaian sengketa informasi publik memiliki konsekuensi hukum yang jelas,” tambahnya.

Menurut Agus, mekanisme tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa informasi publik berjalan efektif dan saling melengkapi, baik di Komisi Informasi Pusat maupun Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, dalam rangka menjamin pemenuhan hak masyarakat atas informasi.

Continue Reading

News

Aspers Kasal Tinjau Langsung Proses Penerimaan Prajurit TNI AL di Batam

Berman Nainggolan Lumbanradja

Published

on

Batam, Koin24.co.id – TNI Angkatan Laut Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV menerima kunjungan kerja Asisten Personalia Kepala Staf Angkatan Laut (Aspers Kasal), Laksda TNI Dr. Bambang Irwanto, M.Tr.(Han)., CHRMP., Kamis (22/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan penerimaan Calon Bintara (Caba) PK Pria/Wanita dan Calon Tamtama (Cata) PK TNI AL Gelombang I Tahun Anggaran 2026.

Kunjungan kerja Aspers Kasal berlangsung di Gedung Raja Haji Fisabilillah, Kodaeral IV Batam, dan disambut langsung oleh Komandan Kodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., didampingi Wakil Komandan Kodaeral IV Laksma TNI Ketut Budiantara, S.E., M.Han., serta para pejabat utama Kodaeral IV.

Rangkaian kegiatan diawali dengan paparan singkat dari Aspers Dankodaeral IV Kolonel Laut (P) Alhenadi yang menjelaskan situasi terkini pelaksanaan seleksi penerimaan prajurit, tahapan seleksi yang telah dilalui, serta capaian hasil sementara dari proses rekrutmen yang sedang berjalan.

Dalam arahannya, Aspers Kasal menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap tahapan penerimaan prajurit TNI Angkatan Laut. Ia mengingatkan agar proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berkelanjutan sesuai dengan kebijakan pimpinan TNI AL.

“Prajurit TNI AL yang direkrut tidak hanya harus memiliki kemampuan fisik yang prima, tetapi juga mental yang tangguh, disiplin tinggi, serta loyalitas kuat dalam mendukung tugas pertahanan laut negara,” tegas Laksda TNI Bambang Irwanto.

Kunjungan kerja ini dinilai menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran Kodaeral IV untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan personel dan profesionalisme satuan, khususnya dalam menghadapi tantangan tugas di wilayah perbatasan yang strategis.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi serta peninjauan fasilitas seleksi dan pembinaan personel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses penerimaan prajurit di Kodaeral IV berjalan optimal, adaptif terhadap dinamika tugas, serta selaras dengan visi pembangunan TNI AL yang profesional dan modern.

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pimpinan pusat dan satuan kewilayahan dalam menyiapkan prajurit TNI Angkatan Laut yang siap menghadapi tantangan tugas ke depan.

Continue Reading

News

BPN Provinsi Banten Serahkan 52 Sertipikat BMN,Dorong Tertib Administrasi Aset Negara

Berman Nainggolan Lumbanradja

Published

on

Serang, Koin24.co.id – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten,Harison Mocodompis, menghadiri kegiatan Serah Terima Sertipikat Tanah Barang Milik Negara (BMN) pada kementerian dan lembaga di lingkup wilayah kerja Provinsi Banten.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan tertib administrasi, tertib hukum, dan tertib fisik pengelolaan aset negara.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Provinsi Banten,pada Rabu(21/1/2026),menjadi wujud sinergi antarlembaga dalam memastikan setiap aset negara tercatat secara sah dan memiliki kepastian hukum yang kuat.

Dalam sambutannya, Harison menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa sertifikasi tanah BMN merupakan kewajiban negara untuk melindungi dan mengamankan kekayaan negara dari potensi permasalahan hukum di kemudian hari.

“Apabila aset negara tidak tercatat dan tidak bersertipikat,maka berpotensi menimbulkan persoalan hukum. Oleh karena itu, pensertifikatan BMN menjadi fondasi penting dalam menjaga dan melindungi aset negara,” tegas Harison.

Harison menjelaskan bahwa proses sertifikasi tanah BMN tidak sederhana karena membutuhkan penelusuran riwayat tanah secara menyeluruh, baik dari aspek administrasi, hukum, maupun penguasaan fisik di lapangan. Menurutnya, ketertiban administrasi pertanahan harus didukung oleh penguasaan fisik yang nyata serta kejelasan batas-batas bidang tanah guna mencegah sengketa atau klaim dari pihak lain.

Ia juga menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian (prudent) dan mitigasi risiko dalam setiap tahapan sertifikasi BMN, agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar kuat, akurat, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Lebih lanjut, Harison mengapresiasi capaian sertifikasi BMN tahun 2025 di Provinsi Banten yang berhasil mencapai 100 persen dari target, dengan total 193 sertipikat yang telah diterbitkan. Capaian ini, menurutnya, merupakan hasil dari kolaborasi, komitmen, dan konsistensi seluruh pemangku kepentingan, baik dari BPN, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), maupun kementerian dan lembaga pengelola aset.

Pada awal tahun 2026 ini, Kanwil BPN Provinsi Banten kembali menyerahkan sertipikat BMN sebanyak 52 bidang tanah yang tersebar di beberapa kabupaten/kota. Harison berharap pola kerja yang telah berjalan baik dapat terus ditingkatkan sehingga target sertifikasi BMN tahun 2026 dapat diselesaikan tepat waktu, bahkan sebelum akhir tahun anggaran.

“Kami berharap sinergi antara BPN dan seluruh pengelola aset kementerian/lembaga di Provinsi Banten terus terjaga. Dengan koordinasi yang intensif dan berkelanjutan, pengelolaan aset negara akan semakin transparan, akuntabel, dan bermanfaat optimal bagi pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertipikat tanah BMN secara simbolis oleh Kantor Pertanahan kepada satuan kerja kementerian dan lembaga penerima.

Acara dihadiri Kepala Kantor Wilayah DJKN Provinsi Banten; Kepala Kantor Wilayah DJKN Provinsi DKI Jakarta; Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa; Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian; Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jakarta; Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII; Kepala Satuan Kerja Pengadaan Tanah Jalan Tol I; Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah 1 Provinsi Banten; Kepala Satuan Brimob Polda Banten; Kepala Politeknik Industri Petrokimia Banten; Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan; Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serang; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang; Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Serang.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler