Connect with us

Politik

Golkar ucapkan selamat bertugas kepada 91 kepala daerah yang telah resmi dilantik

Avatar

Published

on

Wakil Ketua Umum partai Golkar Bidang Kominfo Nurul Arifin. (Foto: Istimewa)

Jakarta, koin24.co.id – Jumat (26/2/2021) menjadi hari yang bersejarah bagi Partai Golkar. Tepat pada hari tersebut, sebanyak 91 kepala daerah di Tanah Air yang diusung oleh Partai Beringin resmi dilantik untuk masa jabatan 2021-2024.

“Ucapan selamat, sukses dan juga agar amanah dalam menjalankan tugas, dari Ketua Umum Partai Golkar Bapak Airlangga Hartarto kepada seluruh kepala daerah, baik gubernur, bupati ataupun wakil bupati, wali kota ataupun wakil, setelah dilantik kemarin. Kami meminta para kepala daerah di seluruh Indonesia yang terpilih dan telah dilantik, agar dapat fokus dalam menjalankan tugas-tugasnya,” kata Nurul Arifin, Wakil Ketua Umum partai Golkar Bidang Kominfo dalam keterangan tertulis yang diterima koin24.co.id, Senin (1/3/2021).

Secara khusus Golkar juga memberikan ucapan selamat kepada kadernya yang menjadi kepala daerah Kepulauan Riau, Gubernur Ansar Ahmad dan Wagub Marlin Agustina. Begitu pula dengan kepala daerah Bengkulu, Gubernur Rohidin Mersyah dan Wagub Rosjonsyah, yang dilantik Presiden Joko Widodo, pada Kamis (25/2/2021) di Istana Negara.

Pada Jumat lalu, juga dilantik kepala daerah dari Kota Solo, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Teguh Prakosa. Begitu pula di Medan, Wali Kota Bobby Nasution dan Wakilnya, Aulia Rachman.

“Kami juga mengucapkan selamat atas dilantiknya Mas Gibran sebagai Wali Kota Solo dan Mas Bobby sebagai Wali Kota Medan. Semoga sukses dalam membangun kesejahteraan daerahnya, serta menjaga keberagaman Indonesia,” kata Nurul Arifin, yang juga anggota Komisi I DPR RI.

Golkar mendorong agar kepala daerah yang dilantik juga terus membuat terobosan dan inovasi dalam menjalankan tugasnya.

“Harus progresif dan inovatif dalam membangun daerah, agar sejalan dengan program pemerintah. Utamanya pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Kami berharap faktor ekonomi, kesehatan dan pendidikan menjadi fokus pembangunan untuk menuju Indonesia maju,” tutur Nurul Arifin.

“Harapan kami dari DPP Partai Golkar, hendaknya para kepala daerah menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi ‘good governance’, fokus, transparan dan akuntabel,” pungkas Nurul Arifin.

Pada Pilkada Serentak 2020, Golkar menjadi pemenang karena terdapat 165 kepala daerah yang mereka usung memenangi pemilihan. Kemenangan itu mencapai 61 persen, dan melebihi target Golkar dari 270 daerah yang menggelar Pilkada tahun 2020.

Pelantikan para kepala daerah itu tentunya menjadi sebuah tantangan bagi Golkar untuk membuktikan bahwa setiap bupati, wali kota dan gubernur yang mereka usung bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh amanah serta tanggung jawab. (***)

Politik

Megawati Pegang Tiket PDI Perjuangan untuk Maju di Pilpres 2024

Published

on

Bandung, Jawa Barat, koin24.co.id – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri adalah pemegang hak prerogatif atau tiket pencalonan di Pilpres 2024, sebagaimana hasil Kongres V di Bali tahun 2019 lalu.

Sebagai pemegang tiket di pilpres, Megawati punya peluang besar untuk maju dan memenangi kontestasi
2024 mendatang dimana tidak ada calon dari incumbent.

“PDI Perjuangan memiliki 128 kursi di DPR RI, sedangkan syarat untuk tiket pilpres atau presidensial threshold adalah 115 kursi (20% dari jumlah kursi di DPR RI). Artinya, PDI Perjuangan adalah satu-satunya partai yang sudah siap tiket di Pilpres,” kata Direktur Promega Centre, Mochtar Mohammad, Senin (7/6/2021).

Sebagaimana diketahui, berdasarkan hasil konsinyering dan kesepakatan bersama Komisi II DPR RI, Pemerintah, KPU, Bawaslu, dan DKPP, pemungutan suara pileg dan pilpres dilaksanakan pada 28 Februari 2024. Tahapan dimulai dilakukan 25 bulan sebelum pemungutan suara, yakni Maret 2022.

Mochtar menyampaikan beberapa alasan kuat kenapa Megawati masih berpeluang untuk maju
di Pilpres 2024.

Pertama, selain karena Ibu Megawati merupakan pemegang tiket pencalonan sebagaimana amanat kongres, beliau adalah figur sentral di PDI Perjuangan.

Kedua, beliau berpengalaman menjadi Presiden dan berhasil mengatasi krisis ekonomi dampak dari krisis ekonomi tahun 1998.

Ketiga, saat ini konsolidasi organisasi PDI Perjuangan hampir rampung, DPC seluruh kabupaten/kota 100% selesai, Pimpinan Anak Cabang (PAC/Kecamatan) 100% selesai,
Pengurus Ranting (tingkat desa/kelurahan) seluruh Indonesia selesai, dan Pengurus Anak Ranting (tingkat RW/Dusun) 60% selesai. Dan saat ini partai yang paling disiplin organisasi adalah PDI
Perjuangan.

“Dengan majunya Ibu Megawati, akan mempercepat proses konsolidasi organisasi yang pada gilirannya akan meningkatkan perolehan kursi PDI Perjuangan di semua tingkatan. Sebab, dengan majunya Ibu Megawati semangat gotong-royong kader akan semakin massif dan militan, seperti terjadi di Pemilu 1999,” ungkap deklatator pasangan Mega-Prabowo di Pilpres 2009 ini.

Alasan keempat, kata Mochtar, Megawati bersama dengan Presiden Joko Widodo punya potensi untuk menggalang koalisi besar. Karena posisi sekarang partai-partai besar berada dalam satu barisan di koalisi pendukung pemerintah. (***)

Continue Reading

Politik

Usai dilantik, Gibran akan kunjungi pasar untuk persiapan vaksin massal

Published

on

Surakarta, Jawa Tengah, koin24.co.id – Anak sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka rencananya akan dilantik menjadi Wali Kota Solo hari ini, Jumat (26/2/2021). Bersamaan dengan itu, Gibran menyatakan akan langsung memulai pekerjaannya yakni mengawal proses pelaksanaan kesehatan bagi masyarakat Solo.

“Tidak usah menunggu Senin ya, intinya selesai dilantik ya jumat besok ini langsung kerja. Nanti saya bersama dengan pak Teguh akan mulai kerja dengan langsung ke lapangan, lihat saja,” tutur Gibran Rakabuming Raka, pada saat selesai melaksanakan gladi bersih Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta, di Graha Paripurna DPRD Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (25/2/2021) kemarin.

Lebih jauh Gibran menjelaskan bahwa agenda kerja pertamanya adalah blusukan, namun sayangnya ia belum mau berkomentar banyak terkait dengan rencana blusukannya tersebut.

Sementara itu, Wakil Wali Kota terpilih yang berpasangan dengan Gibran, yakni Teguh Prakosa menjelaskan bahwa pada hari pertama kerja pihaknya akan mengawal kesehatan pada masyarakat, yakni dengan mengecek kesiapan vaksin di kota tersebut.

“Rencananya kami akan mengawal kegiatan vaksinasi yang dikhususkan kepada masyarakat Solo, terlebih sampai saat ini jumlah vaksinnya masih sangat kurang dibandingkan dengan jumlah penerimanya,” sambung Teguh.

Selain mengecek masalah kesehatan masyarakat, Teguh kembali menambahkan bahwa fokus pekerjaan utamanya adalah dengan meningkatkan percepatan ekonomi masyarakat yang terlibat dalam UMKM, khususnya bagi yang terdampak pandemi Covid-19. (Gigs)

Continue Reading

Politik

Hasil survey, elektabilitas Partai Golkar di Indonesia terus terjaga

Published

on

Jakarta, koin24.co.id – Elektablitas Partai Golkar kembali sukses berada di urutan kedua nasional, sekaligus menggeser Partai Gerindra. Hasil ini didapat dari survey yang dilakukan oleh lembaga survey Parameter Politik Indonesia pada awal Februari 2020 di Tanah Air.

Dalam hasil survei Parameter Politik yang terkait dengan partai politik masih menunjukkan bahwa PDI Perjuangan tetap menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi dibanding partai politik lainnya, yaitu 25,1 persen.

Di posisi kedua, ditempati Golkar dengan elektablitas mencapai 11,4%. Pencapaian Golkar ini disebut telah menggeser Partai Gerindra yang dalam survey Parameter Politik itu hanya menempati urutan ketiga dengan perolehan elektabilitas sebesar 10,9 persen saja.

“PDI-P sementara masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi 25,1 persen disusul Partai Golkar dengan 11,2 persen dan Partai Gerindra 10,9 persen,” ujar Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Indonesia, dalam rilisnya rilis survei Parameter Politik.

Tampilnya Golkar sebagai partai kedua dalam survey ini bukanlah sebuah kejutan. Selama ini partai yang dipimpin oleh Airlangga Hartarto itu konsisten menjadi partai besar di Indonesia. Partai berlambang beringin itu tak pernah terlempar dari posisi tiga besar dalam setiap pemilu di Indonesia.
Ini membuktikan jika Golkar mempunyai kader yang militan. Golkar juga secara tradisional selalu memiliki pendukung yang setia di berbagai daerah. Ini kembali tergambar dalam survey yang dilakukan Parameter Politik dimana Golkar masih memiliki elektabilitas hingga 11,4 persen.

Sebaliknya Partai Gerindra justru melorot karena berbagai isu politik yang mendera partai tersebut. Termasuk bergabungnya mereka ke pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin.

Selain PDIP, Golkar dan Gerindra, berturut-turut hasil survey Parameter Politik menyebut peroleh partai lain. PKB elektablitas 8,0, disusul Demokrat 6,0, kemudian PKS 5,8, selanjutnya Nasdem 5,4, PAN (5,1) dan PPP (4,3).

Partai yang tak mencapai parliamentary threshold antara lain Perindo (1,9 persen), PSI (1,5 persen), Berkarya (1,4 persen), Partai Hanura (1,2 persen) PBB (0,6 persen) Partai Garuda (0,3 persen), PKPI (0,2 persen). Sementara responden yang belum memiliki pilihan (undecided voters) sebanyak 11,2 persen.

Survey Parameter Politik Indonesia itu dilakukan pada Desember 2020 dengan mewawancari responden sebanyak 1.200 responden. Pertanyaan yang diajukan antara lain, jika pemilihan umum legislatif dilakukan saat ini, partai politik mana yang akan dipilih.

Responden dalam survey ini adalah masyarakat atau populasi survei yang telah memiliki hak pilih atau suara seperti diatur dalam peraturan perundangan. Kerangka sampel dalam survey ini adalah nomor telepon responden yang pernah diwawancarai secara tatap muka oleh Parameter Politik dalam survei nasional yang diselenggarakan pada rentang waktu September 2017 hingga Desember 2020.

Survei ini dilakukan kepada 1.200 responden. Diambil dengan menggunakan metode simple random sampling dari 6.000 data target yang telah dipilih secara random dari kerangka sampel. Margin of error survei ini sebesar ± 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. (***)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler