Connect with us

News

Literasi digital agar masyarakat tak resah

Avatar

Published

on

* Berbagi setelah terverifikasi

Jakarta (Koin 24), Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) terus melakukan literasi digital, sehubungan ditemukan berbagai infodemi yang tak sesuai dengan ketentuan WHO dan dapat membuat keresahan masyarakat.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah memunculkan istilah infodemi yang menggambarkan persebaran hoaks berkaitan dengan pandemi Covid-19. Menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani mengatakan, infodemi itu telah menjadi masalah baru bagi dunia internasional, selain pandemi Covid-19 itu sendiri.

Upaya pengendalian yang dilakukan Kementerian Kominfo, menurut Dirjen Aptika bukan untuk membatasi kebebasan berekspresi masyarakat, namun ditujukan mencegah keresahan dan gangguan ketertiban umum.

“Kami perlu melakukan pengaturan dan pengendalian bukan untuk membatasi kebebasan berekspresi atau kebebasan berpendapat, tapi karena situasi pandemi ini kita perlu meluruskan informasi-informasi yang salah agar tidak membuat keonaran atau membuat keresahan dan/atau mengganggu ketertiban umum,” tegas Dirjen Semuel dalam Konferensi Pers Virtual Strategi Kominfo Menangkal Hoaks Covid-19, Senin.

Dirjen Aptika menyatakan ada tiga bentuk infodemi yang beredar, yaitu:
(1) misinformasi atau penyebaran informasi yang tidak tepat akibat adanya ketidaktahuan akan informasi yang tepat; (2) disinformasi atau penyebaran informasi yang tidak tepat dan bersifat destruktif secara sengaja; dan (3) malinformasi atau penyebaran informasi faktual untuk merugikan pihak-pihak tertentu.

“Di tengah pandemi, ketiga jenis gangguan informasi mengakibatkan pemahaman masyarakat yang tidak lengkap tentang situasi dan prosedur medis yang tepat terkait virus Covid-19. Hal ini kemudian menimbulkan stigmatisasi terhadap rumah sakit, tenaga medis dan penyintas COVID-19, hingga keengganan masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan yang telah disarankan,” jelasnya.

Pemerintah terus berupaya meluruskan informasi-informasi yang salah berkaitan dengan pandemi. Hal itu dilakukan dengan menelusuri informasi hoaks dan menerima aduan dari masyarakat.

“Kami selalu melakukan verifikasi. Jadi tidak serta merta pemerintah langsung mengambil tindakan tanpa memverifikasi. Kita selalu melakukan langkah-langkah verifikasi berkas itu dilakukan dengan beberapa pihak,” jelas Dirjen Semuel.

Kominfo, saat temukan infodemi langsung melakukan pengecekan pada berbagai sumber terkait. Bila bermasalah baru diambil langkah agar tidak menyebar dan menjadi informasi keliru.

Berbagi informasi kebenaran untuk menghadapi Covid-19 bersama adalah hal baik. Namun informasi itu harus telah terverifikasi dengan benar.

Masyarakat harus sudah mengubah pola laku yang semula mudah berbagi menjadi berbagi setelah terverifikasi kebenarannya dan bermanfaat untuk semua. (KH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Kata Panglima TNI, Kontingen Garuda mampu laksanakan mandat Dewan Keamanan PBB dengan baik

Published

on

Jakarta, koin24.co.id – Indonesia patut berbangga karena Satgas Kontingen Garuda telah mampu melaksanakan mandat dewan keamanan PBB dengan baik di daerah misi sehingga situasi di perbatasan Lebanon Selatan relatif kondusif.

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P., dalam upacara penyambutan Satgas Kontingen Garuda (Konga) XXVI-L1 UNIFIL 2020 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Panglima TNI menyampaikan bahwa sejak dikeluarkannya resolusi pada tahun 2006, kehadiran UNIFIL dengan satgas-satgas multinasional termasuk Kontingen Garuda telah berkontribusi untuk mengawal gencatan senjata antara Lebanon dan Israel.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa Satgas TNI yang tergabung dalam Konga XXVI-L1 UNIFIL merupakan wujud implementasi komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia, khususnya di Lebanon.

Lebih lanjut disampaikan penugasan dalam misi pemelihara perdamaian dunia seperti yang baru saja diselesaikan, tidak berhenti sampai di sini, namun harus terus ditingkatkan baik kapasitas maupun kualitasnya.

Upacara ditutup dengan penyematan penghargaan Medali Satya Lencana Santi Darma kepada prajurit TNI yang tergabung dalam penugasan Konga XXVI-L1 UNIFIL.

Adapun Satgas Konga XXVI-L1 UNIFIL TA. 2020, terdiri dari Satgas Force Headquarters Support Unit (FHQSU), Satgas Force Protection Company (FPC), Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU), Satgas CIMIC, Satgas Indomedic, Satgas Sector East Military Police Unit (SEMPU) dan Satgas Yon Mekanik. (Puspen TNI)

Continue Reading

News

Kasum TNI tinjau pelaksanaan serbuan vaksinasi Covid-19 terhadap ribuan Babinsa dan Babinpotdirga di Solo

Published

on

Solo, Jawa Tengah, koin24.co.id – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara massal bagi prajurit TNI yang dilaksanakan di Hanggar Depohar-50 Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/3/2021).

Vaksin Covid-19 ini diberikan kepada 1.695 prajurit TNI yang terdiri dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Kodam IV/Diponegoro dan Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) yang bertugas di Depohar 50 Lanud Adi Soemarmo.

Dalam peninjauannya, Kasum TNI langsung mengecek setiap tahapan dalam pelaksanaan vaksinasi berupa verifikasi, ‘screening’, anamnase, tindakan vaksin dan observasi.

Dihadapan awak media, Kasum TNI Letjen TNI Ganip Warsito mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan serbuan vaksinasi yang digagas oleh Panglima TNI merupakan salah satu taktik untuk menuntaskan pelaksanaan vaksinasi.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa sekarang ini sedang memasuki tahap kedua dari program vaksinasi nasional. Di mana tahap kedua vaksin diprioritaskan diberikan pada para pejabat pelayanan publik termasuk didalamnya adalah TNI, Polri, Kementerian dan Lembaga terkait,” ucapnya.

Lebih lanjut Kasum TNI menyampaikan bahwa vaksin yang diprioritaskan ini salah satunya prajurit TNI yang berada di garis depan yaitu Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga. “Tercatat yang menerima vaksin sebanyak 1.695 prajurit TNI. Pelaksanaan serbuan vaksinasi ini bukan hanya di sini tetapi juga di tempat-tempat lain di Faskes-Faskes TNI atau yang ada di seluruh jajaran TNI,” ujarnya.

“Dengan dilaksanakannya vaksinasi kepada Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan Daerah, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Kemudian Babinsa juga sebagai ‘tracer’ untuk melacak penyebaran Covid-19 di wilayahnya,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Letjen TNI Ganip Warsito mewakili Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada Kemenkes RI, Dinas Kesehatan Pemkab Karang Anyar, Lanud Adi Soemarmo, Depohar 50, Kesdam IV/Diponegoro dan Korem 074/Warastratama Surakarta yang sudah mendukung sepenuhnya pada pelaksanaan vaksin sehingga dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Turut hadir pada acara tersebut, antara lain Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si., Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS., M.H., Mayjen TNI (Purn) dr. Ben Yura Rimba, MARS., Wakapuspen TNI Laksma TNI Tedjo Sukmono, S.H., CHRMP., Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Agus Sulistyo dan Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf. Rano Tilaar. (Puspen TNI)

Continue Reading

News

Anggota Kodim 0806/Trenggalek ikuti giat vaksinasi Covid-19

Published

on

Trenggalek, Jawa Timur, koin24.co.id – Prajurit jajaran Kodim 0806/Trenggalek mendapatkan vaksin Sinovac dari Dinkes dan Polkes 05-09-08 Trenggalek. Kegiatan dilaksanakan di Aula Makodim 0806/Trenggalek, Jl. Pomorogo – Trenggalek KM. 03. Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (2/3/21).

Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Arh. Uun Samson Sugiharto, S.I.P., M.I.Pol., mengatakan, untuk anggota militer di jajaran Kodim 0806/Trenggalek yang mendapatkan vaksin Covid-19 sejumlah 170 personel.

“Pemberian vaksin sinovac bagi personel di jajaran Kodim 0806/Trenggalek hari ini sangatlah penting, mengingat personel Koramil seperti Babinsa rentan terhadap penularan Covid-19, karena dalam kinerjanya Babinsa selalu bersentuhan dengan masyarakat luas,” terang Letkol Arh. Uun Samson Sugiharto.

Lebih lanjut, Dandim mengatakan, pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 ini akan dilaporkan berjenjang ke komando atas hingga ke Kepala Staf Angkatan Darat.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Dandim 0806/Trenggalek. Kegiatan dilanjutkan dengan pemanggilan satu persatu anggota Kodim 0806/Trenggalek untuk menjalani ‘screening’ kesehatan dan kemudian divaksin. (***)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler